SMK PGRI Rogojampi terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas lulusan melalui program Training Center (TC) bagi siswa kelas X dan XI. Program yang berlangsung sejak 7 April 2025 hingga Juli 2026 ini mendapat apresiasi positif dari siswa karena dinilai mampu meningkatkan kesiapan menghadapi dunia kerja.
Kegiatan Training Center dilaksanakan di Babatan Wiyung, Surabaya, dengan fokus pada bidang live streaming. Program ini melibatkan berbagai jurusan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik dan pengalaman industri secara langsung.
Berdasarkan hasil kuesioner yang diisi salah satu siswa kelas XI jurusan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB), kegiatan TC memberikan banyak manfaat bagi peserta. Siswa mengaku lebih memahami tujuan program, yaitu membangun kesiapan kerja serta meningkatkan kemampuan diri.
โKegiatan ini sangat membantu, terutama dalam membangun kepercayaan diri dan kesiapan kami menghadapi dunia kerja,โ ungkap salah satu peserta.
Selain meningkatkan rasa percaya diri, kegiatan ini juga dinilai mampu mengasah keterampilan sesuai bidang keahlian siswa. Peserta merasa lebih siap menghadapi ujian setelah mengikuti rangkaian kegiatan Training Center.
Dalam pelaksanaannya, materi yang diberikan dinilai mudah dipahami oleh peserta. Metode pembelajaran yang digunakan juga dianggap menarik sehingga suasana belajar menjadi lebih efektif dan tidak membosankan.
Waktu pelaksanaan kegiatan pun dinilai sesuai dan cukup mendukung proses pembelajaran. Hal ini membuat siswa lebih nyaman mengikuti setiap tahapan kegiatan yang telah dijadwalkan.
Training Center sendiri diisi dengan aktivitas live streaming yang dilakukan secara terjadwal sesuai pembagian tugas. Siswa dilibatkan secara langsung dalam proses produksi konten digital sehingga memperoleh pengalaman nyata layaknya di dunia industri.
Bahkan, sekolah juga telah menunjuk kader siswa untuk membantu mengarahkan aktivitas live streaming. Tugas tersebut meliputi pengaturan jadwal, absensi peserta, pengelolaan konten, hingga pemantauan gross merchandise value (GMV).
Program ini didampingi oleh pembimbing dari sekolah maupun pihak industri. Dari pihak sekolah, kegiatan dibimbing oleh Bu Yulinar Rizka Permata, S.E., Gr, sedangkan dari pihak industri terdapat Kak Ayu, Kak Putri, dan beberapa pembimbing lainnya.
Kolaborasi antara sekolah dan dunia industri menjadi salah satu kekuatan utama program ini. Siswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Meski mendapat banyak apresiasi, peserta juga memberikan beberapa masukan untuk pengembangan program ke depan. Salah satunya adalah perlunya penyesuaian aktivitas dengan karakteristik masing-masing jurusan.
Siswa jurusan MPLB, misalnya, berharap adanya penguatan materi yang lebih berkaitan dengan bidang perkantoran dan administrasi bisnis. Namun demikian, mereka tetap menyadari bahwa pengalaman di bidang live streaming dan pemasaran digital tetap relevan dengan perkembangan dunia kerja modern.
Terlebih lagi, siswa MPLB juga mendapatkan materi kewirausahaan di kelas XI yang mendukung kemampuan pemasaran dan komunikasi digital. Hal ini membuat pengalaman selama TC tetap memiliki manfaat yang luas.
Secara keseluruhan, siswa menilai kegiatan Training Center sangat penting untuk terus dilaksanakan di masa mendatang. Program ini dinilai mampu membentuk lulusan yang lebih adaptif, kreatif, dan siap bersaing di era digital.
Melalui program Training Center, SMK PGRI Rogojampi kembali menegaskan perannya sebagai sekolah yang berorientasi pada kesiapan kerja dan kebutuhan industri. Pengalaman nyata yang diperoleh siswa menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang.
Mari dukung program pendidikan yang mendorong siswa untuk belajar langsung dari dunia industri. Karena lulusan yang unggul lahir dari pengalaman, keterampilan, dan keberanian untuk terus berkembang mengikuti perubahan zaman.