Apel Jurusan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) SMK PGRI Rogojampi pada Selasa, 5 Mei 2026, berlangsung tertib dan penuh makna. Kegiatan ini menekankan pentingnya kedisiplinan serta kesiapan siswa dalam menghadapi ujian yang akan datang.
Apel pagi yang digelar di lapangan sekolah ini dipimpin oleh Ibu Habibah Choiriyah, S.Pd sebagai pembina apel. Sementara itu, petugas apel merupakan perwakilan siswa dari jurusan MPLB yang menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab.
Rangkaian kegiatan dimulai dari pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan penyiapan barisan. Kegiatan kemudian berlanjut dengan penghormatan kepada bendera Merah Putih yang berlangsung dengan khidmat.
Memasuki agenda inti, suasana apel semakin kondusif saat amanat pembina disampaikan. Dalam amanatnya, Ibu Habibah memberikan evaluasi terkait pentingnya manajemen waktu bagi siswa.
Ia menyoroti ketepatan waktu dalam berbaris sebagai hal sederhana yang berdampak besar. Menurutnya, keterlambatan saat apel dapat mengurangi waktu belajar di jam pertama.
“Kedisiplinan adalah kunci. Jika kita mampu menghargai waktu ketika apel, maka kita juga akan mampu menghargai waktu saat menuntut ilmu di kelas,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan cerminan profesionalisme yang sangat dibutuhkan di dunia kerja. Hal ini menjadi penting, khususnya bagi siswa jurusan MPLB yang dipersiapkan untuk dunia perkantoran dan layanan bisnis.
Selain menekankan kedisiplinan, Ibu Habibah juga mengingatkan agenda penting yang akan dihadapi siswa dalam waktu dekat. Ujian akhir akan berlangsung pada akhir Mei hingga awal Juni 2026.
Ujian tersebut meliputi Uji Tingkat Kompetensi (UTK) atau UKK Mini serta Penilaian Sumatif Akhir Semester (PSAS). Ia mengimbau siswa untuk mulai mempersiapkan diri dengan lebih serius sejak sekarang.
“Jangan menunda-nunda tugas. Mulailah fokus belajar agar hasil yang didapatkan maksimal,” tegasnya.
Dalam amanatnya, ia juga menyampaikan motivasi kepada siswa dengan mengutip pepatah populer. Ia mengajak siswa untuk bersungguh-sungguh dalam belajar demi masa depan yang lebih baik.
“Ingatlah, ‘bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian’. Mari berjuang sekarang agar nanti kita tidak menyesal,” tambahnya.
Di akhir amanat, pembina apel juga mengevaluasi tingkat kekhidmatan selama kegiatan berlangsung. Ia berharap ke depan seluruh siswa dapat lebih serius dan menjaga ketertiban selama apel.
Kegiatan apel kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh pembina apel. Dilanjutkan dengan laporan pemimpin apel sebagai tanda kesiapan siswa untuk memulai kegiatan pembelajaran.
Apel Jurusan MPLB ini menjadi salah satu upaya nyata sekolah dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab siswa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat pentingnya kesiapan akademik dalam menghadapi ujian.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa semakin sadar akan pentingnya waktu, tanggung jawab, dan kesungguhan dalam belajar. Mari jadikan kedisiplinan sebagai budaya dan persiapan sebagai kunci keberhasilan, karena masa depan gemilang dimulai dari langkah kecil hari ini.
Fotografer : Moh. Farhan
Editor : Andi Budi Setiawan