ROGOJAMPI – Tim Provena SMK PGRI Rogojampi menggelar Sharing dan Diskusi Jurnalistik Sekolah bersama Tim Mojoer Media SMK Muhammadiyah 8 Siliragung pada Rabu (22/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium TIK SMK PGRI Rogojampi ini menjadi ruang belajar bersama untuk memperkuat kompetensi jurnalistik, membangun jejaring antarkomunitas literasi sekolah, sekaligus menumbuhkan semangat regenerasi jurnalis muda.
Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB tersebut dihadiri oleh anggota Provena dan Mojoer Media. Melalui forum ini, kedua komunitas tidak hanya saling berbagi pengalaman, tetapi juga berdiskusi mengenai strategi membangun organisasi jurnalistik yang mampu bertahan dan terus berkembang di lingkungan sekolah.
Acara dibuka oleh Trio Andika selaku Ketua Provena yang bertindak sebagai pembawa acara. Selanjutnya, Bapak Andi Budi Setiawan, S.Pd., mewakili sekolah memberikan sambutan sekaligus menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mempererat hubungan antarsekolah melalui dunia jurnalistik dan literasi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa sebagai pembuka acara.
Pada sesi utama, Pembina Mojoer Media, Ibu Cici Arista Devi, S.Pd., membagikan kisah perjalanan berdirinya Mojoer Media. Ia memperkenalkan Rhifan Ahmad Aki Pansurna sebagai pendiri sekaligus Pemimpin Umum dan Pemimpin Redaksi pertama yang menjadi sosok penting dalam perkembangan komunitas tersebut.
Menurut Ibu Cici, perjalanan membangun komunitas jurnalistik bukanlah proses yang instan. Mojoer Media lahir dari kelompok kecil yang sempat menjadi minoritas di lingkungan sekolah, namun mampu berkembang berkat konsistensi, kebersamaan, dan komitmen seluruh anggotanya hingga kini memiliki tiga generasi kepengurusan dengan sistem kaderisasi yang berjalan baik.
"Kunci sebuah komunitas bukan hanya program kerjanya, tetapi juga niat, rasa memiliki, dan bagaimana menciptakan lingkungan yang nyaman sehingga komunitas menjadi rumah kedua bagi seluruh anggotanya," ujar Ibu Cici dalam sesi pemaparan.
Beliau juga menegaskan bahwa peran senior sangat menentukan keberlangsungan organisasi. Senior tidak hanya menjadi contoh dalam berkarya, tetapi juga harus mampu membimbing anggota baru, menguasai materi jurnalistik, serta memastikan proses regenerasi berjalan secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Cici menjelaskan sistem rekrutmen anggota Mojoer Media yang dilaksanakan setiap pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Setelah dinyatakan lolos seleksi, anggota baru mengikuti magang selama tiga bulan dengan materi dasar-dasar jurnalistik sebelum diwajibkan menghasilkan satu karya sebagai bentuk evaluasi akhir.
Selain membahas sistem kaderisasi, peserta juga memperoleh motivasi mengenai pentingnya menjaga semangat berkarya. Ibu Cici mengutip kalimat yang menjadi pengingat bagi seluruh peserta, "Menulis adalah kerja untuk keabadian." Menurutnya, setiap tulisan merupakan jejak yang akan terus hidup dan memberi manfaat bagi banyak orang meskipun waktu terus berjalan.
Setelah sesi pemaparan materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan perkenalan seluruh anggota Mojoer Media. Suasana kemudian semakin hidup ketika memasuki sesi diskusi interaktif yang membahas proses kerja jurnalistik, pembagian tugas dalam redaksi, pengalaman melakukan peliputan di lapangan, hingga berbagai persiapan yang harus dilakukan sebelum turun mencari informasi.
Para peserta tampak antusias mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman selama mengikuti kegiatan jurnalistik di sekolah masing-masing. Diskusi berlangsung dalam suasana hangat, terbuka, dan penuh semangat sehingga menjadi wadah bertukar ide sekaligus memperluas wawasan seluruh peserta.
Bagi Tim Provena, kegiatan Sharing dan Diskusi Jurnalistik Sekolah ini bukan sekadar agenda silaturahmi, melainkan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya anggota melalui kolaborasi dengan komunitas jurnalistik lain. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan mampu melahirkan inovasi baru dalam pengelolaan media sekolah serta memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara Tim Provena SMK PGRI Rogojampi dan Tim Mojoer Media SMK Muhammadiyah 8 Siliragung sebagai simbol terjalinnya persahabatan dan semangat kolaborasi. Setelah itu, acara resmi ditutup oleh pembawa acara.
Melalui Sharing dan Diskusi Jurnalistik Sekolah ini, Provena berharap sinergi antarkomunitas jurnalistik sekolah terus terjalin dan melahirkan lebih banyak karya yang informatif, inspiratif, serta bermanfaat bagi masyarakat. Sebab, jurnalistik bukan hanya tentang menulis berita, tetapi juga tentang merawat literasi, membangun karakter, dan menyebarkan nilai-nilai positif.
Mari terus dukung tumbuhnya komunitas jurnalistik sekolah. Karena dari ruang-ruang belajar seperti inilah lahir generasi muda yang kritis, berintegritas, dan mampu menyuarakan informasi yang benar. Bagikan semangat literasi, dukung karya pelajar, dan jadilah bagian dari gerakan menulis untuk masa depan yang lebih baik.