Banyuwangi, 16 Mei 2026 — SMK PGRI Rogojampi menggelar kegiatan purnawiyata siswa kelas XII tahun ajaran 2025–2026 bertajuk *“Purnama Pitu: Purnawiyata Masa Putih Abu”* di Kokoon Hotel Banyuwangi, Sabtu (16/05/2026). Sebanyak 344 siswa resmi dilepas dalam suasana penuh haru, kebanggaan, dan rasa syukur bersama orang tua serta keluarga besar sekolah.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran dewan guru, staf karyawan, pengurus yayasan, orang tua siswa, hingga tamu undangan dari Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Banyuwangi. Momentum itu menjadi penanda berakhirnya perjalanan siswa selama menempuh pendidikan di SMK PGRI Rogojampi.
Acara berlangsung khidmat dengan dipandu Devy Tri dan Suci Rahayu selaku pembawa acara. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne SMK PGRI Rogojampi, serta doa pembukaan oleh Bapak Mustain, S.Pd.I.
Mengawali rangkaian sambutan, Ketua OSIS Bakti Taruna SMK PGRI Rogojampi menyampaikan rasa bangga kepada seluruh siswa kelas XII yang telah menyelesaikan pendidikan dengan penuh perjuangan. Ia berharap seluruh lulusan tetap menjaga nama baik almamater di mana pun berada.
Sambutan berikutnya disampaikan perwakilan alumni SMK PGRI Rogojampi. “Manusia yang baik adalah manusia yang bermanfaat untuk sesama. Sebagai alumni, kita harus mampu menjaga nama baik almamater, terus belajar, dan memberikan kontribusi positif di mana pun berada,” ungkapnya di hadapan para wisudawan.
Kepala SMK PGRI Rogojampi, H. Danang Bagiono, S.Si., turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa kelas XII. Menurutnya, kelulusan bukan akhir perjalanan, melainkan awal menuju masa depan yang lebih luas.
Sementara itu, Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Banyuwangi, Bapak Imron Rosadi, S.T., menegaskan pentingnya pendidikan vokasi dalam menghadapi perkembangan dunia industri dan teknologi. Ia berharap lulusan SMK mampu menjadi generasi yang mandiri, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi.
Kegiatan semakin meriah melalui sesi kuis interaktif yang disambut antusias para siswa. Ketua PGRI Kabupaten Banyuwangi juga menyampaikan pesan penuh makna, “Ada dua momen paling membahagiakan, yaitu reuni dan purnawiyata. Hari ini menjadi puncak kebahagiaan siswa kelas XII SMK PGRI Rogojampi.”
Beliau juga mengutip pesan Khalil Gibran tentang makna perpisahan. “Ketika tiba saat perpisahan, janganlah berduka. Sebab apa yang paling kalian kasihi darinya akan nampak lebih nyata dari kejauhan,” tambah Ketua PGRI Kabupaten Banyuwangi.
Penghargaan diberikan kepada siswa berprestasi dari berbagai kompetensi keahlian. Putri Ayyul Islami dari jurusan MPLB meraih nilai 94,22, Tiara Dwi Lestari dari AKL memperoleh nilai 92,80, dan Siti Nuriyani dari DKV meraih nilai 93,94. Sementara itu, Sherly Dhamayanti dari Perhotelan memperoleh nilai 93,91.
Prosesi simbolis pelepasan selempang menjadi salah satu momen paling mengharukan dalam kegiatan tersebut. Banyak siswa dan orang tua tampak meneteskan air mata saat saling meminta maaf dan memohon doa restu.
Selain prosesi wisuda, acara juga dimeriahkan penampilan Tari Gandrung Kembang Menur dan Tari Sekar Dlimo dari siswa SMK PGRI Rogojampi yang menghadirkan nuansa budaya Banyuwangi yang kental. Suasana semakin hangat dengan penampilan musik karaoke dari perwakilan siswa dan guru yang menambah kebersamaan penuh haru dan kebahagiaan.
Purnawiyata “Purnama Pitu” bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi juga ruang refleksi tentang perjuangan, pengorbanan, dan harapan masa depan. Dari Hotel Kokoon Banyuwangi, ratusan lulusan SMK PGRI Rogojampi memulai langkah baru menuju masa depan dengan mimpi dan harapan besar.