Sekolah Pusat Keunggulan

SMKS PGRI ROGOJAMPI | SMK Terbaik di Banyuwangi. Selamat datang di pusat informasi SMK PRO, pusat informasi pendidikan vokasi terbaik.

Visi

Terwujudnya Lulusan Berkompeten, Berkarakter, Profesional, Inovatif, Berwawasan Global dan Berakhlak Mulia

Misi Sekolah

Maskot SMK PRO
AKL
AKL
Akuntansi dan Keuangan Lembaga
DKV
DKV
Desain Komunikasi Visual
KLN
KLN
Kuliner
MPLB
MPLB
Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis
PM
PM
Pemasaran
PHT
PHT
Perhotelan
1.3k+ Siswa Aktif
165+ Mitra Industri
6 Kompetensi
Sosialisasi TKA Tahun 2026 SMK PRO: Bekali Siswa Tingkat Akhir Hadapi Ujian Akademik dan Seleksi Perguruan Tinggi
Agenda Sekolah | 08 September 2026 | 97 Views

Sosialisasi TKA Tahun 2026 SMK PRO: Bekali Siswa Tingkat Akhir Hadapi Ujian Akademik dan Seleksi Perguruan Tinggi

Memasuki tahun ajaran akhir, persiapan matang menjadi kunci utama keberhasilan peserta didik dalam menuntaskan masa studi di sekolah kejuruan. Sebagai langkah awal membekali para siswa tingkat akhir, SMK PGRI Rogojampi menggelar agenda Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada tanggal 07 dan 09 September 2026. Sebagai salah satu rujukan SMK di Banyuwangi yang konsisten mendampingi masa depan siswanya, kegiatan ini diselenggarakan dengan konsep hibrida (hybrid) yang inklusif. Siswa yang berada di lingkungan sekolah mengikuti arahan secara tatap muka (luring) di Aula Pertemuan SMK PRO, sementara para siswa yang tengah menjalankan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di luar kota Banyuwangi tetap dapat berpartisipasi aktif secara daring melalui virtual meeting. Pentingnya TKA dan Ketepatan Administrasi Pendaftaran Dalam pemaparan sosialisasi, ditekankan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan tolok ukur capaian akademis penting sebelum siswa melangkah ke dunia kerja maupun perguruan tinggi. Pihak sekolah mengimbau seluruh siswa kelas XII untuk menuntaskan proses administrasi tepat waktu: Batas Pengumpulan Formulir: Paling lambat diserahkan pada Sabtu, 12 September 2026 langsung ke kantor Tata Usaha (TU) sekolah. Fleksibilitas Siswa PKL: Pengumpulan berkas dapat dilakukan saat jadwal keberangkatan atau di sela waktu longgar PKL dengan tetap berkoordinasi bersama guru pembimbing atau wali kelas. Mengingat tidak adanya dispensasi khusus, ketepatan waktu pengumpulan menjadi prioritas. Ketentuan Dokumen: Siswa wajib mengisi Formulir Partisipasi secara teliti, mencentang opsi yang sesuai, serta menempelkan materai di bagian tengah formulir dengan tanda tangan siswa dan orang tua/wali yang mengenai materai secara sah. Finalisasi Berkas: Pasfoto diserahkan, dilanjutkan dengan pencetakan nomor peserta serta kartu login sebelum berkas diverifikasi kembali oleh petugas TU. Karakteristik Soal dan Pelaksanaan TKA Gelombang 1 Seluruh materi soal TKA 2026 dirancang dalam format pilihan ganda yang komprehensif, mencakup model pilihan ganda satu jawaban benar, pilihan ganda kompleks atau multi-jawaban (Multiple Choice Multiple Answer / MCMA), hingga pilihan ganda respon menyeluruh. Setiap siswa diwajibkan menentukan dua mata pelajaran yang akan diujikan, yang terdiri atas satu mata pelajaran program keahlian (jurusan) serta satu mata pelajaran pilihan. Pelaksanaan ujian Gelombang 1 dijadwalkan berlangsung pada 26–29 Oktober 2026. Demi menjamin mutu dan objektivitas, pengawasan ujian akan menerapkan sistem pengawasan silang antarsekolah serta melibatkan pengawasan langsung dari universitas mitra. Seluruh peserta didik juga diarahkan untuk aktif memanfaatkan simulasi latihan soal melalui portal resmi yang telah disediakan. Membuka Peluang Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi Tidak hanya mengasah kesiapan vokasi untuk langsung terserap di industri kerja, sosialisasi ini turut memetakan jalan bagi siswa yang berkeinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana maupun diploma. Pihak sekolah memberikan edukasi mendalam mengenai beragam jalur masuk perguruan tinggi negeri (PTN): SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi): Jalur tanpa tes tertulis yang menitikberatkan pada perolehan nilai rapor semester 1 hingga 5 serta portofolio prestasi akademik dan non-akademik. SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes): Seleksi berbasis Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang menguji potensi skolastik, penalaran matematika, dan literasi. Seleksi Mandiri: Jalur penerimaan yang diselenggarakan oleh masing-masing PTN melalui ujian mandiri, integrasi nilai UTBK, maupun penelusuran minat dan bakat. Wujud Komitmen SMK Pusat Keunggulan Langkah proaktif dalam mengawal transisi belajar siswa kelas XII ini mempertegas reputasi SMK PGRI Rogojampi sebagai salah satu SMK Terbaik di Banyuwangi. Melalui sinergi antara kesiapan kompetensi teknis, kematangan akademis, dan bimbingan karir masa depan, sekolah berkomitmen mengantarkan setiap lulusannya menjadi insan vokasi yang mandiri, adaptif, serta berdaya saing global. Dengan semangat "Siap Kerja, Terampil Berkarya!", seluruh civitas akademika SMK PGRI Rogojampi optimis bahwa angkatan 2026 mampu melalui rangkaian TKA dengan hasil yang gemilang.

Daftar Pemenang SKEMA V 2026: Panggung Prestasi dan Hadiah Spektakuler di SMK PGRI Rogojampi
31 Agustus 2026 | 94 Views

Daftar Pemenang SKEMA V 2026: Panggung Prestasi dan Hadiah Spektakuler di SMK PGRI Rogojampi

Panggung utama SMK PGRI Rogojampi (SMK PRO) menjadi saksi kilau kebanggaan para talenta muda dan civitas akademika dalam sesi penganugerahan "The Winner" penutupan SKEMA V (Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia) Tahun 2026, Sabtu (29/08/2026). Setelah melewati rangkaian kompetisi ketat selama empat hari (26–29 Agustus 2026), sekolah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para juara, baik dari kategori peserta didik maupun pendidik dan tenaga kependidikan. Panggung Apresiasi bagi Para Siswa Berprestasi Sebagai wujud komitmen sebagai salah satu SMK Terbaik di Banyuwangi, SMK PRO senantiasa menanamkan budaya apresiasi atas setiap dedikasi dan kerja keras siswanya. Di hadapan ratusan pasang mata warga sekolah, para perwakilan pemenang lomba akademik, kreativitas seni, kekompakan baris-berbaris, hingga ketangkasan antarkelas dipanggil naik ke atas panggung untuk menerima piagam penghargaan dan trofi kejuaraan. Sorak-sorai riuh menggema saat para siswa dengan bangga mengangkat sertifikat penghargaan di atas panggung berlatar "SKEMA V". Senyum bangga terpancar jelas, mencerminkan ketangguhan mental juara yang selaras dengan profil lulusan sekolah kejuruan: "Siap Kerja, Terampil Berkarya!". Kekompakan Guru & Staf: Bukti Soliditas Pendidikan Berkualitas Kemeriahan penganugerahan tidak hanya milik para siswa. Barisan bapak/ibu guru dan karyawan yang tampil enerjik dengan seragam kuning bertema kebersamaan turut menerima apresiasi atas partisipasi aktif dan keikutsertaan mereka dalam berbagai lomba kekeluargaan. Mulai dari lomba masak estafet, dinamika kelompok, hingga permainan kekompakan lainnya. Harmoni tanpa sekat antara guru dan siswa ini menegaskan keunggulan lingkungan pembelajaran di SMK PRO. Di antara jajaran institusi SMK di Banyuwangi, SMK PGRI Rogojampi berhasil membuktikan bahwa lingkungan pendidikan yang unggul dibangun melalui fondasi kekeluargaan yang hangat, saling mendukung, dan sarat energi positif. Puncak Kejutan: Penyerahan Grand Prize Sepeda Listrik Momen yang paling menyedot perhatian dan mendebarkan adalah penyerahan Grand Prize utama kegiatan SKEMA V. Dua unit sepeda listrik modern (electric bike) berwarna merah dan toska cerah resmi diserahkan kepada peserta yang beruntung dan berprestasi di panggung kehormatan. Kehadiran hadiah bernilai tinggi ini menjadi bukti nyata keseriusan pihak sekolah dan sponsor dalam menyemarakkan HUT RI ke-81 dengan tema nasional "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur". Antusiasme peserta yang menerima kunci sepeda listrik secara simbolis disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin. Menjaga Semangat Juara untuk Masa Depan Vokasi Rangkaian penghargaan The Winner SKEMA V bukan sekadar ajang bagi-bagi hadiah, melainkan sarana membentuk mentalitas kompetitif yang sehat, sportivitas, dan kepercayaan diri generasi muda. Melalui momentum kemerdekaan ke-81 ini, keluarga besar SMK PGRI Rogojampi semakin memantapkan langkahnya sebagai institusi vokasi Pusat Keunggulan (PK) berakreditasi A yang siap mengantarkan generasi terampil menuju dunia kerja dan wirausaha global. Selamat kepada seluruh sang juara! Teruslah berkarya, junjung tinggi integritas, dan bangga menjadi bagian dari SMK PRO.

Puncak SKEMA Day-4: Jalan Sehat, Hiburan & Pembagian Doorprize SMK PRO
30 Agustus 2026 | 77 Views

Puncak SKEMA Day-4: Jalan Sehat, Hiburan & Pembagian Doorprize SMK PRO

Suasana penuh antusias, tawa, dan kebersamaan mewarnai puncak penutupan rangkaian kegiatan SKEMA (Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia) ke-81 di SMK PGRI Rogojampi (SMK PRO). Setelah empat hari berturut-turut (26–29 Agustus 2026) diisi dengan aneka perlombaan seru antarjurusan dan kelas, hari keempat ditutup secara meriah dengan gelaran Jalan Sehat Akbar, Panggung Live Music, dan Pembagian Ratusan Doorprize. Pelepasan Jalan Sehat: Simbol Semangat & Kesehatan Kegiatan diawali pada pukul 06.30 WIB di halaman utama kampus SMK PRO. Seluruh siswa bersama jajaran dewan guru dan staf tampak kompak mengenakan pakaian olahraga. Acara dibuka secara simbolis dengan prosesi pengguntingan pita oleh pimpinan sekolah. Rute jalan sehat mengitari lingkungan Rogojampi sembari menyapa masyarakat sekitar dengan senyum dan yel-yel penuh semangat. Panggung Gembira & Goyang Live Music Usai menyusuri rute jalan sehat, seluruh peserta kembali berkumpul di lapangan sekolah. Lapangan sekolah seketika bertransformasi menjadi panggung gembira saat alunan musik dan lagu-lagu populer dimainkan secara live. Para guru dan siswa berbaur tanpa sekat, bernyanyi dan bergoyang bersama dalam kehangatan kekeluargaan. Doorprize Melimpah & Penyerahan Hadiah Juara Momen yang paling dinantikan adalah pengundian kupon doorprize serta penyerahan apresiasi hadiah untuk para pemenang mata lomba SKEMA yang telah berjalan sejak hari pertama. Puluhan hadiah hiburan hingga hadiah utama sukses dibawa pulang oleh para pemenang dan peserta yang beruntung. Melalui penutupan SKEMA Day-4 ini, diharapkan seluruh keluarga besar SMK PGRI Rogojampi semakin kompak, solid, serta terus mengobarkan semangat kebanggaan: “Siap Kerja, Terampil Berkarya!”.

Semarak Hari Ke-3 HUT RI ke-81 di SMK PRO: Serunya Lomba Kepiting Balon, Sarung Balon, hingga Cooking Estafet
29 Agustus 2026 | 95 Views

Semarak Hari Ke-3 HUT RI ke-81 di SMK PRO: Serunya Lomba Kepiting Balon, Sarung Balon, hingga Cooking Estafet

Suasana penuh energi, tawa, dan kebersamaan mewarnai lapangan utama SMK PGRI Rogojampi pada perayaan hari ketiga (Day 3) rangkaian Semarak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Sejak pagi hari, seluruh peserta didik, dewan guru, dan tenaga kependidikan berkumpul dengan antusiasme tinggi untuk menyukseskan agenda kemerdekaan yang dirancang meriah, kompetitif, dan sarat nilai kebersamaan. Sebagai salah satu SMK di Banyuwangi yang senantiasa mengedepankan penguatan karakter dan kekompakan warga sekolah, perayaan hari ketiga ini menghadirkan beragam perlombaan seru yang menguji kerja sama tim, kelincahan fisik, hingga kreativitas antarkelas. Keseruan Tiga Perlombaan Utama Khas Kemerdekaan Rangkaian perlombaan berlangsung dinamis dengan sorak-sorai penonton yang menyemangati setiap regu perwakilan kelas: Lomba Kepiting Balon: Menguji keselarasan langkah dan komunikasi antarpasangan. Setiap peserta ditantang berjalan menyamping layaknya kepiting sambil mempertahankan balon agar tidak terjatuh atau meletus hingga mencapai garis finis. Lomba Sarung Balon: Mengandalkan kelincahan dan koordinasi beregu, peserta secara estafet memindahkan sarung antaranggotanya tanpa melepaskan kaitan tangan serta menjaga balon tetap stabil di udara. Lomba Cooking Estafet: Menjadi ajang unjuk keahlian kuliner dan manajemen waktu, lomba memasak estafet ini menuntut setiap anggota tim melanjutkan tahapan memasak secara bergantian dalam durasi terbatas, mulai dari pengolahan bahan hingga penyajian (plating) yang lezat dan estetis. Menumbuhkan Jiwa Sportivitas & Karakter Generasi Vokasi Peringatan HUT RI ke-81 ini tidak hanya menjadi panggung hiburan dan adu ketangkasan, melainkan juga wadah untuk menanamkan jiwa sportivitas, kepemimpinan, dan solidaritas lintas jurusan. Semangat kolaborasi yang tercipta di lapangan mencerminkan tekad SMK PGRI Rogojampi untuk terus berdiri sebagai SMK Terbaik di Banyuwangi yang membina generasi muda unggul, tangguh, dan berdaya saing tinggi. Keseruan hari ketiga ditutup dengan penampilan panggung aksi ceria siswa dan rekapitulasi penilaian dari dewan juri. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81: Bersama SMK PRO, Terus Melangkah untuk Indonesia Maju!

Keseruan Hari Ke-2 SKEMA 2026: Semarak Kemerdekaan dan Kekompakan Civitas SMK PGRI Rogojampi
28 Agustus 2026 | 87 Views

Keseruan Hari Ke-2 SKEMA 2026: Semarak Kemerdekaan dan Kekompakan Civitas SMK PGRI Rogojampi

Suasana penuh tawa, antusiasme, dan semangat nasionalisme menyelimuti lapangan SMK PGRI Rogojampi pada pelaksanaan hari kedua rangkaian SKEMA (Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia) 2026, Kamis (27/08/2026). Rangkaian kegiatan yang berlangsung mulai 26 hingga 29 Agustus 2026 ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema besar "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Sebagai salah satu rujukan SMK di Banyuwangi, SMKPRO terus berkomitmen menghadirkan atmosfer sekolah yang tidak hanya unggul dalam pembelajaran kejuruan, namun juga aktif menumbuhkan kebersamaan dan nilai-nilai karakter positif melalui kegiatan kesiswaan yang meriah. Ragam Lomba Unik dan Penuh Gelak Tawa Pada hari kedua ini, berbagai perlombaan antar-kelas dan civitas akademika berlangsung sangat seru. Sejak pukul 07.00 WIB, seluruh siswa bersama bapak/ibu guru tampak kompak memadati arena perlombaan. Beberapa cabang lomba yang menyedot perhatian di antaranya: Lomba Suap Kerupuk (Mata Tertutup): Menuntut koordinasi dan rasa percaya antar-pasangan tim, di mana satu peserta dengan mata tertutup harus menyuapkan kerupuk ke rekannya. Lomba Pakai / Estafet Sarung: Menguji kelincahan, fleksibilitas gerak, dan kekompakan tim secara estafet. Lomba Solidaritas: Menampilkan adu kekompakan langkah dan strategi beregu di atas lintasan. Lomba Membaca Puisi: Ajang ekspresi literasi dan penghayatan makna kemerdekaan oleh perwakilan siswa bertalenta. Tidak hanya para siswa yang saling unjuk kekompakan, para guru dan tenaga kependidikan pun turut ambil bagian dalam kemeriahan lomba, menciptakan suasana hangat tanpa sekat antara pendidik dan peserta didik. Membangun Karakter Generasi "Siap Kerja, Terampil Berkarya" Kemeriahan SKEMA 2026 bukan sekadar perayaan seremonial tahunan. Kegiatan ini menjadi wadah mempererat tali silaturahmi, memupuk jiwa sportivitas, gotong royong, serta kepemimpinan bagi seluruh siswa. Reputasi dan dedikasi SMK PGRI Rogojampi sebagai salah satu SMK terbaik di Banyuwangi berstatus SMK Pusat Keunggulan (PK) tercermin dari bagaimana sekolah membekali siswanya secara seimbang—baik dari segi kompetensi keahlian vokasi maupun penguatan Profil Pelajar Pancasila yang tangguh, adaptif, dan berjiwa kolaboratif. Kegiatan Semarak Kemerdekaan ini masih akan berlanjut hingga puncak acara pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Pantau terus dokumentasi dan keseruan momen lainnya.

Populer

Paling banyak dilihat

Lihat Semua
Sosialisasi TKA Tahun 2026 SMK PRO: Bekali Siswa Tingkat Akhir Hadapi Ujian Akademik dan Seleksi Perguruan Tinggi
08 September 2026 | 97 views

Sosialisasi TKA Tahun 2026 SMK PRO: Bekali Siswa Tingkat Akhir Hadapi Ujian Akademik dan Seleksi Perguruan Tinggi

Memasuki tahun ajaran akhir, persiapan matang menjadi kunci utama keberhasilan peserta didik dalam menuntaskan masa studi di sekolah kejuruan. Sebagai langkah awal membekali para siswa tingkat akhir, SMK PGRI Rogojampi menggelar agenda Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada tanggal 07 dan 09 September 2026. Sebagai salah satu rujukan SMK di Banyuwangi yang konsisten mendampingi masa depan siswanya, kegiatan ini diselenggarakan dengan konsep hibrida (hybrid) yang inklusif. Siswa yang berada di lingkungan sekolah mengikuti arahan secara tatap muka (luring) di Aula Pertemuan SMK PRO, sementara para siswa yang tengah menjalankan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di luar kota Banyuwangi tetap dapat berpartisipasi aktif secara daring melalui virtual meeting. Pentingnya TKA dan Ketepatan Administrasi Pendaftaran Dalam pemaparan sosialisasi, ditekankan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan tolok ukur capaian akademis penting sebelum siswa melangkah ke dunia kerja maupun perguruan tinggi. Pihak sekolah mengimbau seluruh siswa kelas XII untuk menuntaskan proses administrasi tepat waktu: Batas Pengumpulan Formulir: Paling lambat diserahkan pada Sabtu, 12 September 2026 langsung ke kantor Tata Usaha (TU) sekolah. Fleksibilitas Siswa PKL: Pengumpulan berkas dapat dilakukan saat jadwal keberangkatan atau di sela waktu longgar PKL dengan tetap berkoordinasi bersama guru pembimbing atau wali kelas. Mengingat tidak adanya dispensasi khusus, ketepatan waktu pengumpulan menjadi prioritas. Ketentuan Dokumen: Siswa wajib mengisi Formulir Partisipasi secara teliti, mencentang opsi yang sesuai, serta menempelkan materai di bagian tengah formulir dengan tanda tangan siswa dan orang tua/wali yang mengenai materai secara sah. Finalisasi Berkas: Pasfoto diserahkan, dilanjutkan dengan pencetakan nomor peserta serta kartu login sebelum berkas diverifikasi kembali oleh petugas TU. Karakteristik Soal dan Pelaksanaan TKA Gelombang 1 Seluruh materi soal TKA 2026 dirancang dalam format pilihan ganda yang komprehensif, mencakup model pilihan ganda satu jawaban benar, pilihan ganda kompleks atau multi-jawaban (Multiple Choice Multiple Answer / MCMA), hingga pilihan ganda respon menyeluruh. Setiap siswa diwajibkan menentukan dua mata pelajaran yang akan diujikan, yang terdiri atas satu mata pelajaran program keahlian (jurusan) serta satu mata pelajaran pilihan. Pelaksanaan ujian Gelombang 1 dijadwalkan berlangsung pada 26–29 Oktober 2026. Demi menjamin mutu dan objektivitas, pengawasan ujian akan menerapkan sistem pengawasan silang antarsekolah serta melibatkan pengawasan langsung dari universitas mitra. Seluruh peserta didik juga diarahkan untuk aktif memanfaatkan simulasi latihan soal melalui portal resmi yang telah disediakan. Membuka Peluang Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi Tidak hanya mengasah kesiapan vokasi untuk langsung terserap di industri kerja, sosialisasi ini turut memetakan jalan bagi siswa yang berkeinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana maupun diploma. Pihak sekolah memberikan edukasi mendalam mengenai beragam jalur masuk perguruan tinggi negeri (PTN): SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi): Jalur tanpa tes tertulis yang menitikberatkan pada perolehan nilai rapor semester 1 hingga 5 serta portofolio prestasi akademik dan non-akademik. SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes): Seleksi berbasis Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang menguji potensi skolastik, penalaran matematika, dan literasi. Seleksi Mandiri: Jalur penerimaan yang diselenggarakan oleh masing-masing PTN melalui ujian mandiri, integrasi nilai UTBK, maupun penelusuran minat dan bakat. Wujud Komitmen SMK Pusat Keunggulan Langkah proaktif dalam mengawal transisi belajar siswa kelas XII ini mempertegas reputasi SMK PGRI Rogojampi sebagai salah satu SMK Terbaik di Banyuwangi. Melalui sinergi antara kesiapan kompetensi teknis, kematangan akademis, dan bimbingan karir masa depan, sekolah berkomitmen mengantarkan setiap lulusannya menjadi insan vokasi yang mandiri, adaptif, serta berdaya saing global. Dengan semangat "Siap Kerja, Terampil Berkarya!", seluruh civitas akademika SMK PGRI Rogojampi optimis bahwa angkatan 2026 mampu melalui rangkaian TKA dengan hasil yang gemilang.

Semarak Hari Ke-3 HUT RI ke-81 di SMK PRO: Serunya Lomba Kepiting Balon, Sarung Balon, hingga Cooking Estafet
29 Agustus 2026 | 95 views

Semarak Hari Ke-3 HUT RI ke-81 di SMK PRO: Serunya Lomba Kepiting Balon, Sarung Balon, hingga Cooking Estafet

Suasana penuh energi, tawa, dan kebersamaan mewarnai lapangan utama SMK PGRI Rogojampi pada perayaan hari ketiga (Day 3) rangkaian Semarak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Sejak pagi hari, seluruh peserta didik, dewan guru, dan tenaga kependidikan berkumpul dengan antusiasme tinggi untuk menyukseskan agenda kemerdekaan yang dirancang meriah, kompetitif, dan sarat nilai kebersamaan. Sebagai salah satu SMK di Banyuwangi yang senantiasa mengedepankan penguatan karakter dan kekompakan warga sekolah, perayaan hari ketiga ini menghadirkan beragam perlombaan seru yang menguji kerja sama tim, kelincahan fisik, hingga kreativitas antarkelas. Keseruan Tiga Perlombaan Utama Khas Kemerdekaan Rangkaian perlombaan berlangsung dinamis dengan sorak-sorai penonton yang menyemangati setiap regu perwakilan kelas: Lomba Kepiting Balon: Menguji keselarasan langkah dan komunikasi antarpasangan. Setiap peserta ditantang berjalan menyamping layaknya kepiting sambil mempertahankan balon agar tidak terjatuh atau meletus hingga mencapai garis finis. Lomba Sarung Balon: Mengandalkan kelincahan dan koordinasi beregu, peserta secara estafet memindahkan sarung antaranggotanya tanpa melepaskan kaitan tangan serta menjaga balon tetap stabil di udara. Lomba Cooking Estafet: Menjadi ajang unjuk keahlian kuliner dan manajemen waktu, lomba memasak estafet ini menuntut setiap anggota tim melanjutkan tahapan memasak secara bergantian dalam durasi terbatas, mulai dari pengolahan bahan hingga penyajian (plating) yang lezat dan estetis. Menumbuhkan Jiwa Sportivitas & Karakter Generasi Vokasi Peringatan HUT RI ke-81 ini tidak hanya menjadi panggung hiburan dan adu ketangkasan, melainkan juga wadah untuk menanamkan jiwa sportivitas, kepemimpinan, dan solidaritas lintas jurusan. Semangat kolaborasi yang tercipta di lapangan mencerminkan tekad SMK PGRI Rogojampi untuk terus berdiri sebagai SMK Terbaik di Banyuwangi yang membina generasi muda unggul, tangguh, dan berdaya saing tinggi. Keseruan hari ketiga ditutup dengan penampilan panggung aksi ceria siswa dan rekapitulasi penilaian dari dewan juri. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81: Bersama SMK PRO, Terus Melangkah untuk Indonesia Maju!

Daftar Pemenang SKEMA V 2026: Panggung Prestasi dan Hadiah Spektakuler di SMK PGRI Rogojampi
31 Agustus 2026 | 94 views

Daftar Pemenang SKEMA V 2026: Panggung Prestasi dan Hadiah Spektakuler di SMK PGRI Rogojampi

Panggung utama SMK PGRI Rogojampi (SMK PRO) menjadi saksi kilau kebanggaan para talenta muda dan civitas akademika dalam sesi penganugerahan "The Winner" penutupan SKEMA V (Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia) Tahun 2026, Sabtu (29/08/2026). Setelah melewati rangkaian kompetisi ketat selama empat hari (26–29 Agustus 2026), sekolah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para juara, baik dari kategori peserta didik maupun pendidik dan tenaga kependidikan. Panggung Apresiasi bagi Para Siswa Berprestasi Sebagai wujud komitmen sebagai salah satu SMK Terbaik di Banyuwangi, SMK PRO senantiasa menanamkan budaya apresiasi atas setiap dedikasi dan kerja keras siswanya. Di hadapan ratusan pasang mata warga sekolah, para perwakilan pemenang lomba akademik, kreativitas seni, kekompakan baris-berbaris, hingga ketangkasan antarkelas dipanggil naik ke atas panggung untuk menerima piagam penghargaan dan trofi kejuaraan. Sorak-sorai riuh menggema saat para siswa dengan bangga mengangkat sertifikat penghargaan di atas panggung berlatar "SKEMA V". Senyum bangga terpancar jelas, mencerminkan ketangguhan mental juara yang selaras dengan profil lulusan sekolah kejuruan: "Siap Kerja, Terampil Berkarya!". Kekompakan Guru & Staf: Bukti Soliditas Pendidikan Berkualitas Kemeriahan penganugerahan tidak hanya milik para siswa. Barisan bapak/ibu guru dan karyawan yang tampil enerjik dengan seragam kuning bertema kebersamaan turut menerima apresiasi atas partisipasi aktif dan keikutsertaan mereka dalam berbagai lomba kekeluargaan. Mulai dari lomba masak estafet, dinamika kelompok, hingga permainan kekompakan lainnya. Harmoni tanpa sekat antara guru dan siswa ini menegaskan keunggulan lingkungan pembelajaran di SMK PRO. Di antara jajaran institusi SMK di Banyuwangi, SMK PGRI Rogojampi berhasil membuktikan bahwa lingkungan pendidikan yang unggul dibangun melalui fondasi kekeluargaan yang hangat, saling mendukung, dan sarat energi positif. Puncak Kejutan: Penyerahan Grand Prize Sepeda Listrik Momen yang paling menyedot perhatian dan mendebarkan adalah penyerahan Grand Prize utama kegiatan SKEMA V. Dua unit sepeda listrik modern (electric bike) berwarna merah dan toska cerah resmi diserahkan kepada peserta yang beruntung dan berprestasi di panggung kehormatan. Kehadiran hadiah bernilai tinggi ini menjadi bukti nyata keseriusan pihak sekolah dan sponsor dalam menyemarakkan HUT RI ke-81 dengan tema nasional "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur". Antusiasme peserta yang menerima kunci sepeda listrik secara simbolis disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin. Menjaga Semangat Juara untuk Masa Depan Vokasi Rangkaian penghargaan The Winner SKEMA V bukan sekadar ajang bagi-bagi hadiah, melainkan sarana membentuk mentalitas kompetitif yang sehat, sportivitas, dan kepercayaan diri generasi muda. Melalui momentum kemerdekaan ke-81 ini, keluarga besar SMK PGRI Rogojampi semakin memantapkan langkahnya sebagai institusi vokasi Pusat Keunggulan (PK) berakreditasi A yang siap mengantarkan generasi terampil menuju dunia kerja dan wirausaha global. Selamat kepada seluruh sang juara! Teruslah berkarya, junjung tinggi integritas, dan bangga menjadi bagian dari SMK PRO.

Arahan Kedinasan

Bimbingan dan instruksi

Lihat Semua
Sosialisasi TKA Tahun 2026 SMK PRO: Bekali Siswa Tingkat Akhir Hadapi Ujian Akademik dan Seleksi Perguruan Tinggi
ARAHAN DINAS 08 Sep 2026 | 97 Views

Sosialisasi TKA Tahun 2026 SMK PRO: Bekali Siswa Tingkat Akhir Hadapi Ujian Akademik dan Seleksi Perguruan Tinggi

Memasuki tahun ajaran akhir, persiapan matang menjadi kunci utama keberhasilan peserta didik dalam menuntaskan masa studi di sekolah kejuruan. Sebagai langkah awal membekali para siswa tingkat akhir, SMK PGRI Rogojampi menggelar agenda Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada tanggal 07 dan 09 September 2026. Sebagai salah satu rujukan SMK di Banyuwangi yang konsisten mendampingi masa depan siswanya, kegiatan ini diselenggarakan dengan konsep hibrida (hybrid) yang inklusif. Siswa yang berada di lingkungan sekolah mengikuti arahan secara tatap muka (luring) di Aula Pertemuan SMK PRO, sementara para siswa yang tengah menjalankan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di luar kota Banyuwangi tetap dapat berpartisipasi aktif secara daring melalui virtual meeting. Pentingnya TKA dan Ketepatan Administrasi Pendaftaran Dalam pemaparan sosialisasi, ditekankan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan tolok ukur capaian akademis penting sebelum siswa melangkah ke dunia kerja maupun perguruan tinggi. Pihak sekolah mengimbau seluruh siswa kelas XII untuk menuntaskan proses administrasi tepat waktu: Batas Pengumpulan Formulir: Paling lambat diserahkan pada Sabtu, 12 September 2026 langsung ke kantor Tata Usaha (TU) sekolah. Fleksibilitas Siswa PKL: Pengumpulan berkas dapat dilakukan saat jadwal keberangkatan atau di sela waktu longgar PKL dengan tetap berkoordinasi bersama guru pembimbing atau wali kelas. Mengingat tidak adanya dispensasi khusus, ketepatan waktu pengumpulan menjadi prioritas. Ketentuan Dokumen: Siswa wajib mengisi Formulir Partisipasi secara teliti, mencentang opsi yang sesuai, serta menempelkan materai di bagian tengah formulir dengan tanda tangan siswa dan orang tua/wali yang mengenai materai secara sah. Finalisasi Berkas: Pasfoto diserahkan, dilanjutkan dengan pencetakan nomor peserta serta kartu login sebelum berkas diverifikasi kembali oleh petugas TU. Karakteristik Soal dan Pelaksanaan TKA Gelombang 1 Seluruh materi soal TKA 2026 dirancang dalam format pilihan ganda yang komprehensif, mencakup model pilihan ganda satu jawaban benar, pilihan ganda kompleks atau multi-jawaban (Multiple Choice Multiple Answer / MCMA), hingga pilihan ganda respon menyeluruh. Setiap siswa diwajibkan menentukan dua mata pelajaran yang akan diujikan, yang terdiri atas satu mata pelajaran program keahlian (jurusan) serta satu mata pelajaran pilihan. Pelaksanaan ujian Gelombang 1 dijadwalkan berlangsung pada 26–29 Oktober 2026. Demi menjamin mutu dan objektivitas, pengawasan ujian akan menerapkan sistem pengawasan silang antarsekolah serta melibatkan pengawasan langsung dari universitas mitra. Seluruh peserta didik juga diarahkan untuk aktif memanfaatkan simulasi latihan soal melalui portal resmi yang telah disediakan. Membuka Peluang Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi Tidak hanya mengasah kesiapan vokasi untuk langsung terserap di industri kerja, sosialisasi ini turut memetakan jalan bagi siswa yang berkeinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana maupun diploma. Pihak sekolah memberikan edukasi mendalam mengenai beragam jalur masuk perguruan tinggi negeri (PTN): SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi): Jalur tanpa tes tertulis yang menitikberatkan pada perolehan nilai rapor semester 1 hingga 5 serta portofolio prestasi akademik dan non-akademik. SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes): Seleksi berbasis Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang menguji potensi skolastik, penalaran matematika, dan literasi. Seleksi Mandiri: Jalur penerimaan yang diselenggarakan oleh masing-masing PTN melalui ujian mandiri, integrasi nilai UTBK, maupun penelusuran minat dan bakat. Wujud Komitmen SMK Pusat Keunggulan Langkah proaktif dalam mengawal transisi belajar siswa kelas XII ini mempertegas reputasi SMK PGRI Rogojampi sebagai salah satu SMK Terbaik di Banyuwangi. Melalui sinergi antara kesiapan kompetensi teknis, kematangan akademis, dan bimbingan karir masa depan, sekolah berkomitmen mengantarkan setiap lulusannya menjadi insan vokasi yang mandiri, adaptif, serta berdaya saing global. Dengan semangat "Siap Kerja, Terampil Berkarya!", seluruh civitas akademika SMK PGRI Rogojampi optimis bahwa angkatan 2026 mampu melalui rangkaian TKA dengan hasil yang gemilang.

Upacara dan Briefing Harian

Dokumentasi upacara senin dan briefing harian sekolah

Upacara Hari Senin

Rangkuman amanat pembina

Lihat Semua
SMK PGRI Rogojampi Gelar Upacara Perdana Pasca Idul Fitri, Umumkan Agenda UKK dan Wakil LKS Provinsi 2026
30 Maret 2026

SMK PGRI Rogojampi Gelar Upacara Perdana Pasca Idul Fitri, Umumkan Agenda UKK dan Wakil LKS Provinsi 2026

SMK PGRI Rogojampi Gelar Apel Perdana Pasca Libur Idul Fitri, Sampaikan Agenda Penting dan Prestasi Siswa Suasana halaman SMK PGRI Rogojampi kembali ramai pada Senin pagi, 30 Maret 2026. Setelah melewati masa libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang penuh kebersamaan bersama keluarga, seluruh siswa kelas 10, 11, dan 12 dari berbagai jurusan kembali berkumpul untuk mengikuti upacara pertama di tahun ajaran yang sedang berjalan. Cuaca cerah yang sedikit terik di pagi itu tidak menyurutkan semangat para siswa untuk hadir dan menyimak sejumlah informasi penting yang disampaikan dalam kesempatan tersebut. Kegiatan upacara pagi ini dihadiri langsung oleh Kepala SMK PGRI Rogojampi, Bapak H. DANANG BAGIONO, S.Si., beserta seluruh dewan guru, staf karyawan, dan karyawati. Momen ini menjadi kesempatan berharga untuk menyampaikan beberapa hal krusial yang berkaitan dengan agenda akademik dalam waktu dekat, sekaligus menjadi ajang silaturahmi pertama setelah perayaan hari raya. Minal Aidin Wal Faizin: Silaturahmi dan Saling Memaafkan Sebelum memasuki pembahasan inti, terlebih dahulu disampaikan ucapan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh civitas akademika SMK PGRI Rogojampi. Ucapan ini merupakan bentuk silaturahmi dan saling memaafkan setelah bersama-sama menjalankan ibadah puasa selama bulan suci Ramadan. Harapan besar turut diungkapkan agar seluruh ibadah yang telah dijalankan—baik selama Ramadan maupun pada perayaan Idul Fitri—diterima oleh Allah SWT. Tak lupa, doa dipanjatkan agar seluruh warga sekolah dapat dipertemukan kembali dalam keadaan sehat dan penuh berkah di Idul Fitri tahun mendatang. Momen ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan rasa saling menghormati antarwarga sekolah merupakan fondasi penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang kondusif. Pentingnya Menyimak dan Meneruskan Informasi Salah satu poin utama yang ditekankan dalam upacara pagi kali ini adalah mengenai budaya menerima dan meneruskan informasi. Permasalahan ini diangkat berdasarkan pengalaman selama periode ujian di bulan Ramadan lalu, di mana beberapa siswa yang seharusnya mengikuti ujian susulan ternyata tidak hadir meskipun pemberitahuan telah disampaikan hingga dua sampai tiga kali secara berulang. Ironisnya, di saat yang sama terdapat siswa-siswa lain yang berada dalam kondisi serupa—yakni harus mengikuti ujian susulan—namun mereka justru hadir tepat waktu karena menyimak informasi dengan baik. Fenomena ini menunjukkan bahwa akar masalahnya bukan pada kurangnya penyebaran informasi, melainkan pada kesadaran dan tanggung jawab masing-masing siswa dalam menerima serta memproses informasi tersebut. Seluruh siswa—terutama mereka yang memiliki catatan khusus atau tengah menjalani proses akademik tertentu—diimbau secara tegas untuk lebih serius dalam menyimak setiap pengumuman. Lebih dari itu, setiap informasi yang diterima hendaknya segera diteruskan kepada orang tua, wali, atau anggota keluarga lain yang dapat membantu memastikan kelancaran proses akademik. Langkah sederhana ini diharapkan mampu mencegah terulangnya kejadian miskomunikasi yang pada akhirnya merugikan siswa itu sendiri. Gladi dan Ujian UKK Kelas 12: Persiapan Menuju Kelulusan Informasi berikutnya yang menjadi sorotan adalah pengumuman bahwa siswa kelas 12 dari jurusan Kuliner, Perhotelan, dan Pemasaran akan segera menjalani tahapan penting menjelang kelulusan, yaitu Uji Kompetensi Keahlian (UKK). UKK merupakan salah satu komponen penilaian akhir yang sangat krusial bagi siswa SMK karena menjadi tolok ukur penguasaan kompetensi keahlian sesuai bidang masing-masing. Jadwal yang telah ditetapkan adalah sebagai berikut: pada hari Senin dan Selasa, tanggal 30 dan 31 Maret 2026, seluruh siswa kelas 12 menjalani gladi atau simulasi UKK. Kegiatan gladi ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa secara matang, baik dari segi teknis maupun mental, sebelum menghadapi ujian sesungguhnya. Selama gladi berlangsung, para peserta diminta untuk memperhatikan setiap arahan dan petunjuk teknis dari masing-masing kepala program keahlian agar tidak terjadi kesalahan prosedur saat pelaksanaan ujian yang sebenarnya. Adapun pelaksanaan Ujian UKK resmi dijadwalkan pada hari Rabu dan Kamis, tanggal 1–2 April 2026. Dalam dua hari tersebut, siswa kelas 12 akan diuji secara langsung untuk menunjukkan kemampuan dan keterampilan yang telah dipelajari selama tiga tahun menempuh pendidikan di SMK PGRI Rogojampi. Hasil dari UKK ini akan menjadi salah satu penentu kelulusan dan kesiapan mereka memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kebijakan Pembelajaran untuk Kelas 10 dan 11 Sementara kelas 12 menjalani rangkaian UKK, siswa kelas 10 dan 11 tetap diwajibkan mengikuti kegiatan pembelajaran seperti biasa selama masa gladi berlangsung. Namun, terdapat catatan penting bahwa selama pelaksanaan ujian UKK kelas 12—yakni pada tanggal 1 dan 2 April—ada kemungkinan diberlakukan kebijakan pembelajaran daring (online) bagi kelas 10 dan 11. Apabila kebijakan tersebut resmi diberlakukan, seluruh siswa diminta untuk tetap disiplin mengikuti arahan dari guru masing-masing meskipun belajar dari rumah. Ditegaskan pula agar siswa tidak mengenakan seragam sekolah dan berangkat dari rumah dengan dalih ke sekolah, namun nyatanya tidak sampai di lokasi. Pesan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kedisiplinan seluruh peserta didik. Empat Siswa Terbaik Siap Wakili Banyuwangi di LKS Tingkat Provinsi 2026 Kabar yang paling membanggakan dari apel pagi kali ini adalah pengumuman bahwa SMK PGRI Rogojampi berhasil mengirimkan empat siswa terbaiknya untuk berkompetisi dalam ajang bergengsi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Provinsi Jawa Timur 2026. LKS merupakan kompetisi tahunan yang menjadi tolok ukur kualitas pendidikan vokasi di seluruh Indonesia, dan keberhasilan lolos ke tingkat provinsi merupakan pencapaian yang patut dibanggakan. Keempat siswa yang akan membawa nama Kabupaten Banyuwangi di kancah provinsi tersebut adalah: Nama Siswa Kelas Bidang Lomba Dilan Al-Baros 11 Pemasaran Pemasaran Dian Prakoso 11 Kuliner 1 Kuliner Candra Luki Prayogo 11 Kuliner 1 Kuliner Sherly Damayanti 12 Perhotelan 2 Perhotelan Keikutsertaan keempat siswa ini menunjukkan bahwa SMK PGRI Rogojampi memiliki kualitas pembinaan yang konsisten di berbagai bidang keahlian. Yang menarik, perwakilan kali ini berasal dari tiga jurusan berbeda—Pemasaran, Kuliner, dan Perhotelan—yang menandakan bahwa prestasi tersebar merata di berbagai program keahlian yang tersedia. Seluruh civitas akademika turut diminta untuk mendoakan keberhasilan para perwakilan ini agar dapat tampil maksimal. Pasalnya, mereka bukan hanya membawa nama almamater, tetapi juga memikul harapan seluruh Kabupaten Banyuwangi di ajang kompetisi yang sangat kompetitif tersebut. Semangat Menjaga Konsistensi Prestasi di Tahun-Tahun Mendatang Di penghujung upacara, sebuah pesan motivasi yang kuat bergema di hadapan seluruh siswa. Prestasi yang telah diraih oleh para senior dan rekan-rekan mereka di ajang LKS hendaknya tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, melainkan harus dijadikan bahan bakar semangat bagi setiap siswa di semua jurusan untuk turut berkontribusi dan berprestasi. Setiap jurusan—baik Pemasaran, Kuliner, Perhotelan, maupun jurusan lainnya—diharapkan dapat memaksimalkan peran serta dalam pembinaan kompetensi. Tujuannya jelas: agar SMK PGRI Rogojampi mampu menjaga konsistensi kehadirannya di level provinsi dan bahkan menembus prestasi yang lebih tinggi di tahun-tahun mendatang. Lomba Kompetensi Siswa merupakan salah satu ciri khas dan kebanggaan utama Sekolah Menengah Kejuruan di seluruh Indonesia. Menjaga tradisi berprestasi di ajang ini bukanlah tanggung jawab segelintir orang, melainkan merupakan misi bersama seluruh warga SMK PGRI Rogojampi—dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan. Dengan berbagai agenda penting dan prestasi yang terus ditorehkan, SMK PGRI Rogojampi membuktikan diri sebagai salah satu lembaga pendidikan vokasi yang serius dalam mencetak generasi muda berkompeten dan berdaya saing tinggi di Kabupaten Banyuwangi. Semangat "SMK Bisa, SMK Hebat, SMK Pro-Bisa Hebat" terus bergema sebagai pemantik untuk tidak pernah berhenti berkarya dan berprestasi.

Pentingnya Menjaga Citra Sekolah: Kedisiplinan, Kebersihan, dan Prestasi Siswa
26 Januari 2026

Pentingnya Menjaga Citra Sekolah: Kedisiplinan, Kebersihan, dan Prestasi Siswa

Lingkungan pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter. Bagi institusi vokasi seperti SMK PGRI Rogojampi, menjaga nama baik almamater merupakan tanggung jawab bersama yang diemban oleh seluruh civitas akademika, mulai dari staf pengajar hingga peserta didik. Kedisiplinan siswa di ruang publik, kebersihan lingkungan, serta sistem keamanan yang terintegrasi menjadi pilar utama dalam membangun kepercayaan masyarakat. Menjaga Integritas Almamater di Ruang Publik Salah satu sorotan utama dalam pendidikan karakter adalah perilaku siswa saat berada di luar lingkungan sekolah. Ketika mengenakan seragam, siswa secara otomatis menjadi representasi berjalan dari institusi tempat mereka belajar. Oleh karena itu, etika dan perilaku di ruang publik menjadi hal yang sangat krusial. Pihak sekolah sangat menekankan agar siswa tidak melakukan aktivitas yang kontraproduktif, seperti merokok atau berkumpul di pinggir jalan, saat masih mengenakan atribut sekolah lengkap. Tindakan segelintir oknum siswa dapat memberikan dampak signifikan terhadap persepsi masyarakat luas. Demi menjaga citra positif sekolah—terutama di masa-masa krusial seperti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)—siswa dihimbau untuk segera pulang dan mengganti seragam sebelum melakukan aktivitas pribadi. Hal ini bertujuan untuk memisahkan urusan personal dengan identitas lembaga, sehingga marwah sekolah tetap terjaga di mata publik. Budaya Bersih: Disiplin Piket Sepulang Sekolah Kebersihan lingkungan belajar adalah cerminan dari kedisiplinan warganya. Untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif di pagi hari, manajemen kebersihan sekolah perlu diatur dengan sistematis. Di SMK PGRI Rogojampi, pelaksanaan piket kelas diwajibkan untuk dilakukan tepat setelah jam pelajaran berakhir (sore hari). Kebijakan ini diselaraskan dengan jadwal operasional petugas kebersihan yang mengangkut sampah pada sore hari. Dengan menerapkan disiplin ini, ruang kelas dan lingkungan sekolah dipastikan sudah dalam kondisi bersih dan asri saat kegiatan belajar mengajar dimulai keesokan harinya, tanpa adanya sisa sampah yang menumpuk. Peningkatan Keamanan dengan Teknologi CCTV Keamanan dan ketertiban adalah prioritas utama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Sebagai langkah preventif dan pengawasan, sekolah telah mengadopsi teknologi keamanan modern dengan memasang kurang lebih 89 titik kamera pengawas (CCTV). Pemantauan ini mencakup hampir seluruh area strategis, mulai dari ruang kelas, koridor, hingga area terbuka di lingkungan sekolah. Keberadaan sistem pengawasan 24 jam ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa untuk selalu menaati tata tertib. Rekaman CCTV berfungsi sebagai bukti objektif yang valid jika terjadi pelanggaran aturan atau insiden kehilangan barang, sehingga transparansi dan keadilan dapat ditegakkan. Prestasi Alumni Sebagai Inspirasi Generasi Penerus Di balik ketatnya aturan dan disiplin, output yang dihasilkan dari pendidikan karakter yang kuat adalah prestasi yang membanggakan. Keberhasilan para alumni di kancah nasional menjadi bukti nyata kualitas pendidikan yang diterapkan. Salah satu kisah inspiratif datang dari salah satu alumni yang berhasil menembus seleksi 20 besar Tim Nasional Sepak Bola Indonesia. Pencapaian ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menjadi motivasi besar bagi siswa-siswi aktif untuk terus mengembangkan potensi diri. Prestasi ini membuktikan bahwa dengan kedisiplinan dan kerja keras, siswa SMK siap bersaing dan berprestasi di tingkat tertinggi.

Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah: Tanggung Jawab Bersama Warga SMK PGRI Rogojampi
19 Januari 2026

Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah: Tanggung Jawab Bersama Warga SMK PGRI Rogojampi

Kebersihan Sebagai Cerminan Kepribadian dan Kedisiplinan Kebersihan lingkungan sekolah merupakan aspek fundamental yang mencerminkan kepribadian dan tingkat kedisiplinan warga sekolah. Lebih dari sekadar estetika, lingkungan yang bersih memiliki dampak signifikan terhadap kenyamanan, kesehatan, dan semangat belajar. Manfaat Lingkungan Bersih bagi Proses Pembelajaran Lingkungan sekolah yang terjaga kebersihannya akan menciptakan ruang yang nyaman dan sehat. Kondisi ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan semangat belajar. Sebaliknya, lingkungan yang kotor dapat menimbulkan berbagai kerugian, mulai dari potensi penyakit hingga ketidaknyamanan yang mengganggu konsentrasi selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Kebersihan: Tanggung Jawab Seluruh Warga Sekolah Menjaga kebersihan lingkungan sekolah bukanlah tugas eksklusif petugas kebersihan semata. Seluruh warga sekolah—mulai dari guru, staf, hingga siswa—memiliki kewajiban yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri. Langkah-Langkah Sederhana Menjaga Kebersihan Upaya menjaga kebersihan dapat dimulai dari hal-hal kecil namun berdampak besar, antara lain: Membuang sampah pada tempatnya – Kebiasaan sederhana ini merupakan fondasi utama dalam menjaga kebersihan. Melaksanakan piket sesuai jadwal – Pastikan kondisi kelas bersih sebelum dan sesudah pembelajaran berlangsung. Tidak mencoret-coret fasilitas sekolah – Menjaga tembok, kursi, dan meja tetap bersih dari coretan. Menjaga kebersihan toilet – Area ini memerlukan perhatian khusus karena digunakan bersama oleh seluruh warga sekolah. Kebersihan Pasca Makan Bergizi Gratis (MBG) Beberapa bulan terakhir, siswa SMK PGRI Rogojampi telah menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini patut disyukuri karena memberikan semangat baru bagi siswa dalam menjalani aktivitas belajar di sekolah. Namun, program ini harus diimbangi dengan kesadaran menjaga kebersihan. Siswa dianjurkan untuk: Menyediakan kantong plastik cadangan untuk menampung sisa-sisa makanan dan kulit buah. Memastikan kondisi kelas tetap bersih setelah kegiatan MBG selesai. Membuang sampah sisa MBG secara tertib dan terorganisir. Kesimpulan Menjaga kebersihan lingkungan sekolah adalah tanggung jawab dan kewajiban bersama. Dengan kesadaran dan partisipasi aktif dari seluruh warga sekolah, lingkungan belajar yang bersih, nyaman, dan kondusif dapat terwujud. Mari kita jadikan kebersihan sebagai budaya dan kebiasaan positif yang melekat dalam keseharian kita di sekolah.

Briefing Harian

Rangkuman briefing harian

Lihat Semua
Memperkuat Fondasi Sekolah: Konsistensi dan Budaya Disiplin Jadi Kunci Kesuksesan SMK PGRI Rogojampi
05 Agustus 2026

Memperkuat Fondasi Sekolah: Konsistensi dan Budaya Disiplin Jadi Kunci Kesuksesan SMK PGRI Rogojampi

Keberhasilan sebuah lembaga pendidikan kejuruan tidak pernah diraih secara instan. Di balik pesatnya perkembangan SMK PGRI Rogojampi sebagai salah satu sekolah kejuruan unggulan di Kabupaten Banyuwangi, terdapat fondasi kokoh yang dibangun atas dasar konsistensi dan budaya disiplin yang dirawat secara berkelanjutan oleh seluruh civitas akademika. Komitmen ini tercermin dari kesiapan harian jajaran pimpinan, staf, guru, hingga tenaga kependidikan di lingkungan sekolah. Setiap elemen bergerak bersama menjaga ritme kerja dan standar mutu pendidikan secara konsisten. Budaya Disiplin Dimulai dari Langkah Kecil Kemajuan SMK PGRI Rogojampi merupakan akumulasi dari tindakan nyata yang dikerjakan setiap hari. Peningkatan kualitas sekolah tidak bertumpu pada satu lompatan besar secara mendadak, melainkan dirawat melalui pembiasaan etika kerja positif di lingkungan sekolah. Beberapa kebiasaan yang terus dirawat secara konsisten meliputi: Ketepatan Waktu: Kehadiran dan kesiapan diri di lingkungan sekolah sebagai teladan nyata bagi para peserta didik. Partisipasi Aktif: Keterlibatan penuh dalam mengawal setiap program pembelajaran dan agenda persekolahan. Profesionalisme Kerja: Menjaga integritas, etika, dan standar pelayanan dalam menjalankan tugas kependidikan. Pembiasaan disiplin sekecil apa pun, jika dirawat secara terus-menerus, memberikan dampak eksponensial bagi perkembangan sekolah dan pembentukan karakter siswa. Komitmen Layanan Prima dan Pembekalan Siswa PKL Sebagai sekolah kejuruan yang berfokus melahirkan lulusan siap kerja—termasuk memfasilitasi siswa yang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dunia usaha dan industri (DUDI)—seluruh elemen di SMK PGRI Rogojampi memegang peran sentral dalam mengawal mutu pendidikan. Keberhasilan para siswa di lokasi PKL hingga mampu bersaing di dunia kerja menjadi tolok ukur bahwa pembinaan etika dan kedisiplinan sekolah berjalan efektif. Oleh karena itu, inovasi, kreativitas, dan kerja sama tim terus diperkuat untuk memberikan pelayanan terbaik, baik kepada para siswa maupun orang tua murid. Bekerja Sepenuh Hati sebagai Bentuk Ibadah Di samping peningkatan profesionalisme, iklim kerja yang positif dan penuh keikhlasan menjadi ruh bagi seluruh staf dan tenaga pendidik. Dedikasi serta pelayanan yang diberikan setiap hari tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi sekolah, tetapi juga dihayati sebagai bentuk ibadah yang membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar SMK PGRI Rogojampi.

Kunci Sinergi dan Kebersamaan: Rahasia Keberhasilan SMK PGRI Rogojampi
31 Juli 2026

Kunci Sinergi dan Kebersamaan: Rahasia Keberhasilan SMK PGRI Rogojampi

Keberhasilan sebuah lembaga pendidikan dalam mempertahankan kepercayaan masyarakat tidak pernah lepas dari rasa syukur dan kerja keras kolektif. Ketika SMK PGRI Rogojampi berhasil meningkatkan jumlah penerimaan siswa baru dibanding tahun sebelumnya sekaligus mempertahankan kualitas layanan pendidikan, hal tersebut merupakan buah dari komitmen bersama seluruh jajaran pendidik dan tenaga kependidikan. Pencapaian ini semakin mempertegas posisi sekolah sebagai salah satu SMK di Banyuwangi yang berorientasi pada mutu, karakter, dan prestasi. Namun, di balik keberhasilan tersebut, terdapat pondasi utama yang terus dijaga: sinergi, rasa memiliki, dan filosofi kebersamaan. 1. Organisasi Sekolah Ibarat Satu Tubuh Manusia Dalam upaya mewujudkan visi sebagai SMK Terbaik di Banyuwangi, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah (Waka), hingga jajaran Guru dan Staf di SMK PGRI Rogojampi berdiri sebagai satu kesatuan organ dalam satu tubuh. Setiap bagian memiliki Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) yang berbeda, namun bergerak ke satu arah tujuan yang sama. Kepala Sekolah berperan menentukan arah dan kebijakan strategis pengembangan sekolah. Wakil Kepala Sekolah mengordinasikan operasional program keahlian dan kesiswaan. Guru dan Staf menjadi ujung tombak yang berinteraksi langsung dalam proses pembelajaran serta pelayanan kepada peserta didik. Jika salah satu organ tubuh merasa sakit atau tidak berfungsi, seluruh tubuh akan merasakan dampaknya. Keselarasan langkah sesuai tupoksi menjadi syarat mutlak untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang sehat, kondusif, dan unggul. 2. Kesolidan Tim: Budaya Tanpa Saling Menyalahkan Reputasi SMK PGRI Rogojampi sebagai pilihan SMK di Banyuwangi yang berkualitas dibentuk melalui iklim kerja yang solid dan matang. Kunci keberhasilan tim terletak pada ketiadaan budaya saling menyalahkan (no-blaming culture) saat menghadapi tantangan operasional maupun pembelajaran. Dalam budaya kerja yang solid: Setiap kendala dipandang sebagai ruang evaluasi dan penyempurnaan bersama, bukan ajang menunjuk kesalahan individu. Seluruh elemen bekerja tanpa ego sektoral atau merasa diri paling unggul. Semua pihak berdiri sejajar, saling melengkapi celah, dan menguatkan satu sama lain. Tidak ada peran yang dianggap lebih penting dari yang lain. Kontribusi sekecil apa pun dari setiap pendidik dan staf memiliki nilai yang bermakna bagi kemajuan sekolah. 3. Filosofi Pegangan Tangga: Tumbuh Bersama, Bukan Memijak Teman Prinsip kebersamaan di lingkungan SMK PGRI Rogojampi diwarnai oleh filosofi yang mendalam: menjadikan rekan kerja sebagai "pegangan tangga", bukan "anak tangga". Anak tangga yang dipijak melambangkan sikap oportunis—memanfaatkan orang lain demi kepentingan pribadi tanpa memedulikan keselamatan dan rasa hormat terhadap kawan. Pegangan tangga adalah simbol support system. Kehadirannya memberikan rasa aman, menopang saat melangkah ke tingkat yang lebih tinggi, dan memastikan seluruh anggota tim tumbuh dan maju bersama. Dengan memegang teguh filosofi ini, seluruh civitas akademika saling merangkul, memfasilitasi dorongan positif, dan menciptakan iklim kerja yang harmonis demi melahirkan generasi lulusan terbaik di Banyuwangi. 4. Merawat Syukur dan Terus Berbenah Demi Masa Depan Mendapatkan kepercayaan masyarakat Banyuwangi hingga terjadi peningkatan kuantitas peserta didik merupakan amanah besar bagi SMK PGRI Rogojampi. Rasa syukur ini diwujudkan dalam bentuk peningkatan mutu pembelajaran, sarana prasarana, serta pembinaan karakter siswa secara berkelanjutan. Melalui sinergi yang kokoh antara Kepala Sekolah, Waka, dan seluruh guru, SMK PGRI Rogojampi optimis untuk terus melangkah mantap sebagai salah satu jajaran SMK Terbaik di Banyuwangi yang siap mencetak lulusan terampil, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.

Budaya Briefing Pagi SMKS PGRI Rogojampi: Membangun Evaluasi Kinerja dan Kolaborasi Solid
30 Juli 2026

Budaya Briefing Pagi SMKS PGRI Rogojampi: Membangun Evaluasi Kinerja dan Kolaborasi Solid

Rogojampi, Banyuwangi — Mengawali aktivitas dengan semangat baru, seluruh staf pendidik dan tenaga kependidikan di SMKS PGRI Rogojampi secara konsisten menggelar kegiatan briefing pagi. Agenda rutin ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan persepsi, mengevaluasi efektivitas kerja harian, serta memperkuat komunikasi internal antarbagian. Briefing pagi di lingkungan sekolah tidak sekadar menjadi rutinitas formalitas sebelum jam pembelajaran dimulai. Lebih dari itu, forum singkat ini dimanfaatkan sebagai sarana membangun budaya kerja yang terbuka, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan pelayanan edukasi. Tiga Pilar Utama Pembinaan Karakter Kerja Pendidik Melalui arahan pembinaan harian, manajemen SMKS PGRI Rogojampi menekankan tiga aspek kunci yang menjadi fondasi profesionalisme seluruh staf: 1. Evaluasi Kinerja Harian yang Konstruktif Peningkatan kualitas pelayanan pendidikan memerlukan peninjauan yang berkesinambungan. Melalui briefing pagi, setiap unit kerja diajak untuk merefleksikan capaian tugas, mengidentifikasi potensi kendala operasional, dan merumuskan solusi secara cepat. Budaya evaluasi yang dibangun mengedepankan pendekatan reflektif dan suportif, sehingga setiap masukan diterima sebagai peluang untuk tumbuh bersama tanpa adanya sikap saling menyalahkan. 2. Sinergi dan Kolaborasi Antar-Unit Kerja Kelancaran kegiatan belajar mengajar serta administrasi sekolah sangat bergantung pada keterpaduan peran antarbagian. Mulai dari dewan guru, staf Tata Usaha (TU), tim sarana prasarana, hingga petugas keamanan dan kebersihan saling bahu-membahu dalam satu ekosistem. Komunikasi yang mengalir aktif saat briefing pagi membantu memangkas hambatan birokrasi internal, sehingga beban kerja terdistribusi secara seimbang dan efisien. 3. Integritas dan Pemisahan Ranah Personal-Profesional Kematangan profesional ditunjukkan melalui kemampuan menjaga fokus dan proporsionalitas kerja. Staf dan guru senantiasa diingatkan untuk mengelola urusan pribadi agar tidak memengaruhi kualitas interaksi di lingkungan sekolah. Sebaliknya, dinamika pekerjaan diselesaikan secara tuntas di area profesional tanpa membawa beban pikiran ke rumah. Pendekatan ini terbukti efektif dalam memelihara keseimbangan hidup (work-life balance) sekaligus menjaga iklim kerja tetap kondusif dan ramah bagi peserta didik. Komitmen Kualitas Layanan Pendidikan Vokasi Melalui penguatan evaluasi berkelanjutan dan soliditas tim, SMKS PGRI Rogojampi terus memantapkan langkahnya dalam memberikan layanan pendidikan kejuruan yang unggul. Konsistensi dalam membangun etos kerja yang sehat ini menjadi salah satu pilar utama bagi sekolah untuk terus berkembang dan memperkuat reputasinya sebagai salah satu SMK terbaik di Banyuwangi.

Pelayanan Prima (Service Excellent) dengan Konsep A6: Kunci Menjaga Kebesaran Lembaga Pendidikan
30 Januari 2026

Pelayanan Prima (Service Excellent) dengan Konsep A6: Kunci Menjaga Kebesaran Lembaga Pendidikan

Menjaga kebesaran sebuah lembaga pendidikan bukanlah perkara mudah. Seperti halnya baju yang perlu dirawat agar tetap nyaman dipakai, lembaga yang sudah besar pun membutuhkan perawatan dan peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Tanpa upaya tersebut, yang tersisa hanyalah "baju kebesaran" — besar namanya, namun kosong substansinya. Kebesaran yang Perlu Dijaga Banyak lembaga pendidikan yang berkembang pesat dari segi fisik maupun kuantitas peserta didik. Gedung bertambah tinggi, jumlah siswa meningkat dari ratusan menjadi ribuan. Lompatan pertumbuhan ini merupakan sebuah keajaiban (the miracle) yang patut disyukuri. Namun, kebesaran secara fisik dan jumlah tidak akan berarti apa-apa jika tidak dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan dan kinerja. Ibarat seseorang yang memiliki baju berukuran besar, jika ia tidak menjaga kesehatan tubuhnya, lama-kelamaan baju tersebut akan menjadi longgar dan tidak lagi proporsional. Demikian pula dengan lembaga pendidikan — jika tidak dijaga dengan baik, kebesarannya akan terkikis seiring berjalannya waktu. Konsep A6: Fondasi Pelayanan Prima Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan lembaga adalah konsep Service Excellent atau Pelayanan Prima dengan pendekatan A6. Konsep ini terdiri dari enam elemen penting: Attitude (Sikap) Sikap adalah fondasi utama dalam melayani. Menunjukkan sikap positif kepada semua pihak — baik peserta didik, wali murid, tamu, maupun sesama rekan kerja — merupakan hal yang esensial. Melayani dengan ramah, sopan, dan santun adalah cerminan dari attitude yang baik. Sikap yang buruk, seperti tidak memperhatikan lawan bicara saat berkomunikasi, akan memberikan kesan negatif terhadap lembaga. Attention (Perhatian) Perhatian terhadap seluruh aspek yang ada di lembaga sangat diperlukan. Mulai dari penataan area parkir, perawatan aset-aset sekolah, hingga hal-hal kecil lainnya. Dengan memiliki rasa memiliki (sense of belonging) terhadap lembaga, setiap individu akan terdorong untuk menjaga dan merawat apa yang ada. Lembaga pendidikan adalah ladang rezeki bagi banyak orang, sehingga sudah sepatutnya dijaga bersama. Action (Tindakan) Kesuksesan membutuhkan dua hal: mimpi dan tindakan (dream and action). Memiliki harapan dan cita-cita saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan tindakan nyata. Jika ingin lembaga berkembang, seluruh elemen harus bergerak aktif — bukan sekadar mengamini doa, tetapi juga berikhtiar dengan kerja nyata. Ability (Kemampuan) Melayani dengan baik membutuhkan kemampuan yang memadai. Kemampuan ini mencakup pengetahuan, keterampilan, dan juga kemampuan berkomunikasi. Ketika menerima tamu, misalnya, gestur tubuh dan bahasa verbal harus mencerminkan profesionalisme dan keramahan. Bertanya dengan santun, "Ada yang bisa saya bantu?" adalah contoh sederhana dari kemampuan komunikasi yang baik. Appearance (Penampilan) Penampilan bukan soal bergaya, melainkan tentang menjaga kewibawaan dan nilai diri. Tiga kata kunci dalam penampilan adalah: serasi, rapi, dan bersih. Penampilan yang baik, baik secara fisik maupun non-fisik (termasuk kebersihan tubuh), akan memberikan kesan positif. Seorang pendidik yang tampil dengan baik di hadapan peserta didik akan lebih dihormati dan memiliki nilai (value) tersendiri. Accountability (Tanggung Jawab) Setiap individu dalam lembaga memiliki tanggung jawab yang sama terhadap keberlangsungan dan kemajuan lembaga. Ketika ada kerusakan atau kehilangan, bukan waktunya untuk saling menyalahkan, melainkan waktu untuk bersama-sama bertanggung jawab dan mencari solusi. Rasa memiliki bersama akan melahirkan tanggung jawab kolektif yang kuat. Briefing atau kegiatan rutin pagi di SMK PGRI Rogojampi bukanlah sekadar formalitas. Kegiatan ini memiliki dampak nyata dalam membentuk kedisiplinan, membangun komunikasi, dan meningkatkan kualitas layanan. Dengan menerapkan konsep A6 — Attitude, Attention, Action, Ability, Appearance, dan Accountability — SMK PGRI Rogojampi dapat menjaga kebesarannya, bukan hanya dalam nama, tetapi juga dalam kualitas dan kinerja yang sesungguhnya. Kebesaran sejati sebuah lembaga terletak pada komitmen seluruh elemen untuk terus meningkatkan diri dan melayani dengan sepenuh hati.

Tantangan Kedisiplinan Siswa: Mengatasi Perilaku Merokok di Lingkungan Sekolah
24 Januari 2026

Tantangan Kedisiplinan Siswa: Mengatasi Perilaku Merokok di Lingkungan Sekolah

Kedisiplinan siswa merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen sekolah, bukan hanya beban bagian kesiswaan semata. Dalam menghadapi tantangan perilaku menyimpang, khususnya kebiasaan merokok yang marak terjadi di area sekolah, diperlukan koordinasi dan kerja sama dari seluruh guru, karyawan, hingga tim keamanan. Modus Operandi Siswa dalam Menghindari Pengawasan Fenomena yang kerap terjadi di berbagai sekolah adalah siswa yang melakukan pelanggaran telah mengembangkan sistem pengawasan sendiri. Mereka menempatkan beberapa siswa, termasuk siswa perempuan, di luar area tertentu untuk berjaga dan memberikan kode peringatan ketika ada guru atau petugas keamanan yang mendekat. Beberapa titik rawan yang umumnya menjadi lokasi pelanggaran meliputi: Kamar mandi di area belakang - Sering digunakan untuk merokok karena minimnya pengawasan Kamar mandi lantai atas - Menjadi titik kritis dengan jumlah pelanggar yang cukup banyak dalam satu waktu Area dekat kantin - Lokasi strategis bagi siswa yang berjaga untuk memberikan kode peringatan Sudut-sudut tersembunyi - Berpotensi menjadi tempat transaksi barang terlarang Strategi Penanganan yang Efektif Untuk mengatasi permasalahan ini, beberapa langkah strategis perlu diimplementasikan: Penutupan Area Rawan Bagian-bagian tertentu yang teridentifikasi sebagai lokasi pelanggaran dapat dipertimbangkan untuk ditutup atau direstrukturisasi guna mencegah penyalahgunaan. Penguatan Patroli Keamanan Tim keamanan sekolah perlu menyusun jadwal patrol rutin yang konsisten, khususnya di titik-titik rawan. Kehadiran berkelanjutan diharapkan dapat menciptakan rasa sungkan dan memberikan efek jera pada siswa. Peran Aktif Wali Kelas Wali kelas berperan sebagai "telinga" bagi tim kesiswaan dengan menyampaikan informasi-informasi terkini terkait pelanggaran kedisiplinan. Komunikasi yang baik antara wali kelas dan tim kedisiplinan sangat penting. Pendekatan Pembinaan Pendekatan yang digunakan sebaiknya bersifat mendidik, bukan memusuhi. Perlu disadari bahwa di era modern ini, paparan terhadap rokok dan zat berbahaya lainnya semakin dini. Tugas sekolah adalah menjaga agar minimal di lingkungan pendidikan, perilaku tersebut tidak terjadi. Tanggung Jawab Kolektif Seluruh karyawan dan tenaga pendidik di lingkungan sekolah memiliki kewajiban untuk memberikan arahan kepada siswa yang melakukan kesalahan. Kedisiplinan bukan monopoli bagian kesiswaan, melainkan tanggung jawab kolektif yang membutuhkan sinergi dari semua pihak. Meskipun pihak sekolah tidak dapat mengontrol perilaku siswa di luar lingkungan sekolah atau di rumah, namun komitmen bersama untuk menjaga lingkungan sekolah tetap kondusif dan bebas dari perilaku negatif merupakan prioritas utama. Dengan semangat mendidik dan niat tulus untuk kebaikan generasi muda, upaya pembinaan kedisiplinan perlu dilakukan secara berkesinambungan. Setiap tahun ajaran membawa tantangan baru dengan masuknya siswa-siswa baru, namun dengan kerja sama seluruh elemen sekolah, lingkungan pendidikan yang sehat dan positif dapat terwujud. Ingatlah bahwa tugas pendidik adalah membina, bukan memusuhi—karena pada hakikatnya, ini adalah ibadah untuk masa depan anak-anak bangsa.

Buletin Sekolah

Warta dan kabar berita terkini

Lihat Semua
ALIH PENA KEPENGURUSAN KOMUNITAS LITERASI PROVENA PERIODE 2026/2027
Buletin Utama | 30 September 2026 | 28 Views

ALIH PENA KEPENGURUSAN KOMUNITAS LITERASI PROVENA PERIODE 2026/2027

Rogojampi, Sabtu (26/09/3026). Setiap perjalanan memiliki waktunya untuk dimulai, dijalani, dan akhirnya diteruskan. Begitu pula dengan komunitas Literasi PROVENA.Pada pagi itu, sebuah estafet kepemimpinan kembali berpindah tangan, membawa cerita dari kepengurusan sebelumnya menuju langkah baru yang akan ditempuh bersama.Bertempat di ruang kelas X AKL 2, kegiatan alih pena kepengurusan komunitas PROVENA periode 2025/2026 menuju periode 2026/2027 dimulai pada pukul 09.40 WIB. Bukan sekadar pergantian nama dan jabatan, kegiatan ini menjadi penanda beralihnya tanggung jawab serta semangat untuk melanjutkan perjuangan komunitas PROVENA.Kegiatan diawali dengan regristasi kehadiran anggota PROVENA mulai dari kelas X sampai dengan XII, dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara.Mengawali sambutan pertama, Ketua PROVENA periode 2025/2026, Trio Andika menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan PROVENA selama masa kepengurusannya.Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas sebagai ketua masih terdapat kekurangan, sekaligus berpamitan dan menyerahkan estafet kepengurusan kepada pengurus selanjutnya.Selanjutnya, Pembina PROVENA Andi Budi Setiawan, S.Pd, memberikan sambutan sekaligus arahan kepada calon pengurus baru. Dalam sambutannya, pembina memberikan bimbingan dan pesan sebagai bekal bagi kepengurusan PROVENA periode berikutnya."Sosok pemimpin yang akan menahkodai kapal PROVENA ke depan harus mempunyai beberapa kriteria. Pertama ia harus suka membaca dan menulis. Kedua bisa merangkul semua anggota untuk mencapai tujuan bersama. Ketiga bisa menciptakan iklim yang kondusif dan menyenangkan. Keempat mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau golongan" jelas Andi panjang lebar.Acara kemudian dilanjutkan dengan pemilihan calon pengurus PROVENA periode 2026/2027. Empat siswa yang di pilih sebagai calon ketua PROVENA diantaranya Bian Kusuma Wijaya dari kelas XI KLN, Nur Wasiatur Rahmah dari kelas XI MPLB 3, Nadia Pratiwi dari kelas XI MPLB 3, dan Fadeli Khoir dari kelas XI MPLB 2.Setelah seluruh calon diperkenalkan, masing-masing calon ketua menyampaikan visi dan misi mereka sebagai bentuk penyampaian gagasan dan rencana untuk PROVENA ke depan. Penyampaian visi dan misi tersebut menjadi bagian penting dalam proses pemilihan calon ketua.Berdasarkan hasil pemilihan, Fadeli Khoir dari kelas XI MPLB 2 terpilih sebagai Ketua PROVENA periode 2026/2027, didampingi Nur Wasiatur Rahmah dari kelas XI MPLB 3 sebagai Wakil Ketua.Keduanya akan melanjutkan estafet kepengurusan PROVENA dari periode sebelumnya yang dipimpin oleh Trio Andika sebagai ketua dan Muhammad Farhan Fauzi sebagai wakil ketua.Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa dan dilanjutkan dengan foto bersama sebagai dokumentasi sekaligus penutup kegiatan alih pena kepengurusan PROVENA.Melalui kegiatan ini, estafet kepemimpinan PROVENA resmi berlanjut kepada kepengurusan periode 2026/2027. Diharapkan kepengurusan baru dapat meneruskan program-program yang telah berjalan serta membawa semangat dan gagasan baru dalam mengembangkan kegiatan literasi di sekolah.

ANDI BUDI SETIAWAN, PEMBINA PROVENA JADI NARASUMBER SERAMBI SASTRA #1 DI GRAMEDIA BANYUWANGI
25 September 2026 | 33 Views

ANDI BUDI SETIAWAN, PEMBINA PROVENA JADI NARASUMBER SERAMBI SASTRA #1 DI GRAMEDIA BANYUWANGI

BANYUWANGI – Literasi kembali menemukan ruang untuk tumbuh di luar lingkungan sekolah. Komunitas literasi PROVENA SMK PGRI Rogojampi turut hadir dalam Serambi Sastra #1 yang digelar di Gramedia Banyuwangi pada 13 September 2026, dengan menghadirkan Andi Budi Setiawan, pembina PROVENA sekaligus Ketua KOPIWANGI, sebagai salah satu narasumber utama.Kehadiran PROVENA dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para siswa untuk memperluas pengalaman dan wawasan literasi. Bagi komunitas yang sedang membangun budaya menulis di lingkungan sekolah, perjumpaan dengan pegiat literasi dari berbagai latar belakang menjadi pengalaman yang berharga.Dalam sesi pemaparannya, Andi menekankan bahwa sastra dan literasi merupakan ruang yang terbuka bagi siapa saja. Menurutnya, seseorang tidak harus memiliki kemampuan menulis yang sempurna untuk mulai menuangkan gagasan dan pengalaman ke dalam sebuah karya.“Serambi Sastra #1 bukan sekadar acara berbicara tentang sastra, tetapi ruang untuk saling mengingatkan bahwa setiap orang sebenarnya memiliki cerita yang layak dituliskan,” ujar Andi saat diwawancarai setelah kegiatan. Ia menambahkan bahwa karya sastra tidak selalu harus lahir dari pengalaman besar, karena cerita sederhana dalam kehidupan sehari-hari pun dapat memiliki makna ketika dituangkan melalui kata-kata.Dari 7 Anggota hingga 140 Pegiat LiterasiDalam kesempatan tersebut, Andi juga membagikan perjalanan KOPIWANGI yang sebelumnya berkembang dari gerakan Nulis Yuk Banyuwangi. Gerakan yang dimulai pada 15 Maret 2023 dengan tujuh anggota tersebut kini telah berkembang menjadi komunitas dengan sekitar 140 anggota dari berbagai latar belakang, mulai dari pendidik, mahasiswa, penulis, pegiat literasi, hingga masyarakat umum.Menurut Andi, salah satu tantangan terbesar dalam dunia literasi bukan sekadar mengajarkan seseorang cara menulis, tetapi menumbuhkan keberanian untuk percaya bahwa dirinya mampu berkarya. “Yang paling membahagiakan adalah ketika melihat orang yang awalnya berkata, ‘Saya tidak bisa menulis,’ kemudian suatu hari mengirimkan tulisannya dan berkata, ‘Ternyata saya bisa menulis dan akhirnya saya bisa mempunyai buku sendiri,’” ungkapnya.“1 Siswa 1 Karya” Jadi Target PROVENASebagai pembina PROVENA, Andi memiliki harapan agar literasi dapat tumbuh menjadi budaya yang mengakar di sekolah, bukan hanya kegiatan yang muncul pada waktu tertentu. Salah satu gerakan yang tengah didorong adalah “1 Siswa 1 Karya”, yang mengajak setiap anggota menghasilkan karya berupa puisi, cerpen, pentigraf, artikel, hingga karya jurnalistik.Melalui PROVENA, proses literasi diharapkan berlangsung dari hulu hingga hilir, mulai dari membaca, menulis, menyunting, mempublikasikan, hingga memberikan apresiasi terhadap karya. Proses tersebut diharapkan dapat membantu siswa menjadi pribadi yang lebih peka, kritis, kreatif, dan bijaksana dalam melihat lingkungan sekitarnya.Menutup sesi wawancara, Andi memberikan pesan kepada siswa SMK PGRI Rogojampi yang belum bergabung dengan PROVENA. “Jangan menunggu waktu luang untuk menulis, tapi luangkan waktu untuk mulai menulis. Tidak perlu menunggu menjadi pandai untuk menulis. Justru dengan menulis kita belajar menjadi lebih baik,” pesannya.Ia juga mengajak siswa untuk tidak takut memulai dan tidak khawatir terhadap penilaian pada tahap awal. “Mari bergabung di PROVENA. Bukan karena kita sudah hebat, tetapi karena kita ingin tumbuh bersama,” pungkas Andi.Serambi Sastra #1 menjadi pengingat bahwa literasi tidak selalu dimulai dari kemampuan yang sudah sempurna. Terkadang, literasi hanya membutuhkan satu langkah sederhana: berani membuka halaman pertama dan mulai menulis cerita sendiri.Kini, kesempatan itu terbuka bagi setiap siswa. Mari membaca lebih banyak, menulis lebih berani, dan tinggalkan jejak terbaik selama menjadi pelajar melalui karya yang bermanfaat. Karena satu tulisan hari ini bisa menjadi inspirasi bagi seseorang di masa depan. Menjadi pelajar yang sadar literasi dengan “Baca untuk tahu, pikir untuk paham, berkarya untuk menginspirasi.” Salam Literasi!Jurnalis : Fadeli KhoirFotografer : Nur Wasiatur Rahmah

SERAMBI SASTRA #1, DIGELAR DI GRAMEDIA BANYUWANGI, ANGKAT TEMA MENULIS PUISI DARI KESEHARIAN
14 September 2026 | 43 Views

SERAMBI SASTRA #1, DIGELAR DI GRAMEDIA BANYUWANGI, ANGKAT TEMA MENULIS PUISI DARI KESEHARIAN

BANYUWANGI — Gramedia Banyuwangi menggelar kegiatan Serambi Sastra #1 dengan mengangkat tema “Menulis yang Dekat: Merangkai Puisi dalam Keseharian”. Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi mengenai literasi dan penulisan puisi yang mempertemukan pelajar, pegiat literasi, mahasiswa, dan masyarakat umum.Kegiatan berlangsung di Gramedia Banyuwangi N.X Poin Lantai 2, Jalan Kepiting No. 7, Sobo, Banyuwangi. Dari 43 peserta yang melakukan registrasi, sebanyak 21 peserta hadir dan mengikuti kegiatan hingga selesai.Peserta yang hadir berasal dari sejumlah kalangan, di antaranya pelajar SMK PGRI Rogojampi, MAN 1 Banyuwangi, dan SMPN 1 Banyuwangi. Selain pelajar, kegiatan tersebut juga diikuti oleh anggota KOPIWANGI, Indonesia Book Party, Banyuwangi Book Party, mahasiswa, serta masyarakat umum.Kegiatan menghadirkan Andi Budi Setiawan sebagai narasumber dan dipandu oleh staf Gramedia, Putri Nurul Azizah. Andi Budi Setiawan dikenal sebagai Ketua KOPIWANGI dan penulis buku Algoritma Cinta, Eunoia Sangkakala, serta Rumah Ilalang. Ia juga merupakan guru di SMK PGRI Rogojampi yang aktif dalam kegiatan kepenulisan.Pada sesi pemaparan, Andi Budi Setiawan menceritakan awal mula dirinya mengenal dunia sastra. Ketertarikannya terhadap puisi dimulai sejak masih berada di bangku kanak-kanak ketika ia ditunjuk oleh gurunya untuk mengikuti lomba membaca puisi. Dari pengalaman tersebut, ia mulai mengenal puisi melalui kegiatan membaca dan membawakannya."Ketika kita menebar kebaikan, maka dengan otomatis orang akan membalas kebaikan kita" ujar beliau setelah memaparkan sebuah arti dari puisi. Beliau juga mengatakan "Jika itu sesuatu yang baik, pahalanya akan mengalir sampai di akhirat nanti. Dalam kata lain, sebagai investasi untuk di akhirat nanti"Ketertarikannya terhadap menulis mulai berkembang ketika duduk di sekolah dasar. Dalam salah satu ujian, ia mendapatkan tugas untuk membuat sebuah karangan. Ia mengerjakan tugas tersebut dengan antusias hingga memenuhi halaman belakang lembar soal. Pengalaman itu membuatnya menyadari bahwa ia memiliki kegemaran dalam menulis.Saat memasuki jenjang SMP, kebiasaan membaca Andi Budi Setiawan semakin berkembang. Ia sering mengunjungi perpustakaan sekolah dan membaca berbagai novel. Salah satu novel pertama yang dibacanya adalah Tenggelamnya Kapal Van der Wijck karya Buya Hamka. Pengalaman membaca tersebut kemudian turut memengaruhi perkembangan gaya dan pilihan kata dalam karya-karya yang ditulisnya.Ketika duduk di bangku SMA sekitar tahun 2004, Andi mulai aktif menulis puisi. Salah satu karya yang kemudian menjadi buku pertamanya adalah Algoritma Cinta. "Buku tersebut hampir 90 persen mengangkat genre romansa dan kisah cinta yang ditulisnya ketika saya masih SMA." jelas beliau ketika memperkenalkan buku pertamanya. Karya tersebut baru diterbitkan pada 2021 setelah tersimpan selama kurang lebih 20 tahun di dalam email miliknya.Dalam kesempatan tersebut, Andi juga menjelaskan proses yang dilakukannya dalam menemukan ide untuk menulis puisi. Menurutnya, pengalaman nyata dan peristiwa yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dapat menjadi sumber inspirasi. Salah satu contohnya adalah ketika ia melihat seseorang dengan kondisi disabilitas pada salah satu kakinya sedang mendorong gerobak.Peristiwa tersebut kemudian membuat Andi melakukan refleksi terhadap apa yang dilihatnya. Ia melihat peristiwa tersebut dari sisi rasa syukur dan menjadikannya sebagai dasar untuk menulis puisi berjudul “Syukur yang Tak Pernah Luntur”. Menurutnya, sebuah peristiwa dapat dikembangkan menjadi tulisan dengan menggali lebih dalam mengenai kejadian, keadaan, dan hal-hal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.Dalam proses penulisan, Andi menggunakan diksi yang sederhana, jujur, dan disesuaikan dengan peristiwa yang menjadi sumber tulisan. Setelah puisi selesai disusun, proses dilanjutkan dengan penyuntingan dan pengendapan. Puisi dibaca berulang kali untuk menyesuaikan penggunaan kata dan memastikan makna yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik.Andi juga membahas tantangan yang dihadapi dalam proses menulis, salah satunya adalah writer's block. Kondisi tersebut dapat membuat penulis mengalami kesulitan dalam menentukan narasi, menyusun kata, maupun memahami sebuah peristiwa secara lebih mendalam.Untuk mengatasi kondisi tersebut, Andi memilih untuk beristirahat sejenak dan melakukan refleksi atau merenung. Menurutnya, merenung merupakan proses berdialog dengan diri sendiri. Ia tidak selalu langsung mencari karya penulis lain ketika mengalami kesulitan menulis, tetapi memberikan waktu kepada dirinya untuk beristirahat hingga ide kembali muncul. Sumber lain biasanya digunakan ketika ia membutuhkan sinonim atau pilihan diksi tertentu.Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada narasumber mengenai pengalaman dan proses penulisan puisi.Kegiatan berikutnya diisi dengan ice breaking sebelum peserta mengikuti praktik menulis puisi bersama. Peserta kemudian membuat puisi berdasarkan pengalaman atau hal-hal yang dekat dengan kehidupan mereka dan membacakannya secara langsung.Selain praktik menulis, peserta mengikuti permainan tebak-tebakan mengenai judul, penulis, dan karya buku yang telah diperkenalkan oleh pemandu acara. Kegiatan kemudian ditutup dengan pantun dari pemandu dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama.Melalui kegiatan Serambi Sastra #1, peserta mendapatkan materi mengenai proses menemukan ide, mengembangkan pengalaman menjadi puisi, memilih diksi, serta menghadapi hambatan dalam proses menulis. Tema yang diangkat juga mengarahkan peserta untuk melihat kehidupan sehari-hari sebagai salah satu sumber yang dapat dikembangkan menjadi karya sastra.Semoga setelah acara ini digelar dapat memberikan banyak manfaat bagi peserta yang kerap hadir dalam acara Serambi Sastra #1. Dan bagi komunitas literasi, PROVENA semoga menjadi lebih sukses lagi dalam membuat karya-karyanya.SALAM LITERASI!Dokumentasi : Nur Wasiatur Rahmah

SOSIALISASI TKA SMK PGRI ROGOJAMPI: BEKAL SISWA KELAS XII HADAPI UJIAN OKTOBER
08 September 2026 | 49 Views

SOSIALISASI TKA SMK PGRI ROGOJAMPI: BEKAL SISWA KELAS XII HADAPI UJIAN OKTOBER

ROGOJAMPI – Menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan pada Oktober mendatang, SMK PGRI Rogojampi menggelar Sosialisasi TKA bagi siswa kelas XII, Senin, 7 September 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membekali siswa agar lebih memahami ketentuan, materi, serta gambaran pelaksanaan TKA.Sosialisasi TKA tersebut diikuti oleh siswa kelas XII dari jurusan MPLB 1, MPLB 2, MPLB 3, AKL 1, AKL 2, dan DKV. Kegiatan berlangsung sebagai bagian dari persiapan sekolah dalam membantu peserta didik menghadapi salah satu tahapan penting menjelang kelulusan.Kegiatan dibuka oleh Bapak Nanang Mardianto, S.Pd. Dalam kesempatan tersebut, siswa mendapatkan pengarahan mengenai pentingnya memahami TKA sejak dini agar persiapan tidak dilakukan secara terburu-buru ketika waktu pelaksanaan sudah semakin dekat.Melalui pemutaran video, siswa diperkenalkan dengan Tes Kemampuan Akademik secara lebih mudah dan menarik. Materi yang diberikan mencakup pengertian TKA, fungsi TKA, serta gambaran mengenai materi yang nantinya akan diujikan kepada peserta didik.Materi TKA terdiri atas materi uji wajib dan materi uji pilihan. Materi uji wajib meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika, sedangkan materi uji pilihan dapat mencakup mata pelajaran kejuruan maupun mata pelajaran lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Tidak hanya membahas materi ujian, Sosialisasi TKA juga memberikan gambaran mengenai kemampuan yang akan diukur. Di antaranya adalah kemampuan literasi dan numerasi serta komponen kemampuan lainnya yang perlu dipahami siswa sebagai bagian dari persiapan menghadapi TKA.Bagi siswa kelas XII SMK PGRI Rogojampi, TKA memiliki arti penting karena menjadi salah satu syarat kelulusan. Karena itu, pemahaman terhadap mekanisme dan materi ujian menjadi bekal penting agar siswa dapat menghadapi pelaksanaan TKA dengan lebih percaya diri.Pelaksanaan TKA sendiri dijadwalkan berlangsung pada 26–29 Oktober 2026. Masih adanya waktu sebelum pelaksanaan menjadi kesempatan bagi siswa untuk menyusun persiapan secara lebih terarah, mulai dari memahami materi hingga meningkatkan kemampuan yang akan diujikan.“Dengan adanya sosialisasi ini, siswa diharapkan memahami TKA dan dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik,” menjadi semangat utama kegiatan tersebut. Persiapan sejak awal diharapkan dapat membantu siswa menghadapi ujian dengan lebih tenang dan tidak hanya mengandalkan persiapan menjelang hari pelaksanaan.Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai materi, teknis pelaksanaan, maupun hal-hal lain yang masih belum dipahami.Sesi tersebut menjadi bagian penting karena memberikan ruang kepada siswa untuk memperoleh penjelasan secara langsung. Dengan bertanya, siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga dapat memastikan pemahaman mereka terhadap berbagai ketentuan TKA.Melalui Sosialisasi TKA, SMK PGRI Rogojampi menunjukkan komitmennya dalam mendampingi siswa kelas XII menghadapi tahapan penting menuju kelulusan. Persiapan yang dilakukan sejak dini diharapkan mampu membangun kesiapan akademik sekaligus mental siswa.Kini, waktu menuju pelaksanaan TKA dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Mari mulai mempersiapkan diri dari sekarang, pahami materi, tingkatkan kemampuan, dan jangan ragu untuk bertanya, karena hasil yang maksimal lahir dari persiapan yang konsisten. Salam Literasi!

SMK PGRI ROGOJAMPI BERSIAP JADI ROLE MODEL TINGKAT PROVINSI, 3 PESAN INI JADI KUNCI
08 September 2026 | 45 Views

SMK PGRI ROGOJAMPI BERSIAP JADI ROLE MODEL TINGKAT PROVINSI, 3 PESAN INI JADI KUNCI

ROGOJAMPI – Upacara bendera Senin, 7 September 2026, di SMK PGRI Rogojampi menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh warga sekolah tentang pentingnya performa, kedisiplinan, dan sinergi. Pesan tersebut disampaikan oleh Pembina Upacara, Bapak H. Farid Wajdy, M.Pd.I., Pengawas Guru Agama Islam Kementerian Agama Banyuwangi, di hadapan peserta didik kelas X dan XI.Upacara berlangsung dengan tertib dan diikuti petugas dari anggota OSBATHAR. Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan pasukan dan pengaturan barisan, kemudian dilanjutkan penghormatan kepada pembina, pengibaran Bendera Merah Putih dengan iringan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, serta Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.Dalam amanatnya, H. Farid menyampaikan kabar penting mengenai SMK PGRI Rogojampi yang menjadi salah satu nominator sekolah berbasis budaya keagamaan. Sekolah menargetkan dapat menjadi role model sekolah berbasis budaya keagamaan tingkat provinsi, sehingga berbagai persiapan, termasuk sosialisasi dan pemenuhan instrumen, perlu dilakukan secara serius.Menurutnya, target tersebut tidak mungkin dicapai oleh satu pihak saja. Seluruh warga sekolah memiliki peran dan tanggung jawab untuk membangun kemajuan sekolah melalui kerja sama yang konsisten.“Sekolah adalah sebuah kapal besar. Agar kapal dapat berjalan menuju tujuan, seluruh penumpang harus bergerak dan bekerja sama,” ujar H. Farid dalam amanatnya. Perumpamaan tersebut menggambarkan pentingnya sinergi antara siswa, guru, tenaga kependidikan, dan seluruh unsur sekolah.Selain sinergi, performa menjadi perhatian penting yang disampaikan dalam upacara bendera tersebut. Penampilan, sikap, dan cara seseorang membawa diri dinilai dapat mencerminkan kesiapan serta kepribadian, sehingga setiap warga sekolah perlu membangun performa positif dalam berbagai kesempatan.Hal berikutnya adalah kedisiplinan yang harus dibiasakan sejak dini. H. Farid memberikan gambaran bahwa di dunia usaha dan dunia industri, dua orang dengan kemampuan yang sama dapat memiliki peluang berbeda apabila memiliki tingkat kedisiplinan yang berbeda.Karena itu, siswa diajak membangun disiplin melalui kebiasaan sederhana, seperti datang tepat waktu, menaati aturan, menjaga kerapian, serta bertanggung jawab terhadap tugas. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten diyakini dapat menjadi bekal penting ketika siswa memasuki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.H. Farid juga mengingatkan bahwa pembinaan seharusnya menghasilkan perubahan nyata. Apa yang disampaikan dalam sebuah pembinaan tidak cukup hanya didengar, tetapi perlu dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.Pesan tersebut kemudian dirangkum dalam semangat 3M: Mulai sekarang, mulai dari diri sendiri, dan mulai dari hal-hal kecil. Tiga langkah sederhana itu menjadi ajakan agar perubahan tidak selalu menunggu orang lain, melainkan dimulai dari setiap individu.Upacara bendera 7 September 2026 akhirnya tidak hanya menjadi rutinitas awal pekan. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan SMK PGRI Rogojampi membutuhkan performa yang baik, kedisiplinan yang kuat, dan sinergi seluruh warga sekolah.Mari jadikan pesan tersebut sebagai gerakan bersama. Mulai sekarang, mulai dari diri sendiri, dan mulai dari hal-hal kecil, karena sekolah yang hebat dibangun bukan hanya oleh mereka yang memiliki kemampuan, tetapi oleh seluruh warga sekolah yang mau bergerak, peduli, dan bertumbuh bersama. Salam Literasi!

Mitra Sekolah

Instansi dan lembaga mitra yang bekerja sama dengan SMKS PGRI ROGOJAMPI

KANTOR KECAMATAN SINGOJURUH
PT. SOGEH BARENG BERGUNA SURABAYA
PT. HOTEL BULUSAN INDAH (KETAPANG INDAH HOTEL)
DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN
Ravi Vision
PT. RAMAYANA LESTARI
ARYOS STUDIO
KANTOR PEMERINTAH DESA GLADAG
Trinity
PT. CIPTA SARANA CENDEKIA
HARRIS HOTEL & CONVENTIONS BUNDARAN SATELIT SURABAYA
POLSEK KABAT
UPTD PUSKESMAS GITIK
AKADEMI PENERBANGAN INDONESIA BANYUWANGI
BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN BANYUWANGI
POLSEK ROGOJAMPI
KANTOR DESA BENELAN LOR
NEW SURYA HOTEL
BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH
PT. JAYA SUBUR
KPU KABUPATEN BANYUWANGI
BINA KARYA GRAFIKA
KPP Pratama Banyuwangi
FINANCING OUTLET BANYUWANGI
UNIVERSITAS PGRI BANYUWANGI
PT. PEGADAIAN CABANG BANYUWANGI
BANWASLU
KECAMATAN ROGOJAMPI
KSP MODERN KARYA UTAMA
PERUM PERHUTANI KPH BANYUWANGI BARAT
GBB BULOG WONOSOBO
KPH Banyuwangi Selatan
KANTOR PELAYANAN PERBENDAHARAAN NEGARA
BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KABUPATEN BANYUWANGI
BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PIMPINAN SEKRETARIAT DAERAH KAB. BANYUWANGI
Bank JATIM Capem Rogojampi
DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BANYUWANGI
RUMAH SAKIT ISLAM FATIMAH
KANTOR KECAMATAN SRONO
BANK JATIM KF SRONO
BSI KCP GENTENG GAJAH MADA
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
PT. MAJESTY SUKSES ABADI
BANK BRI KC BANYUWANGI
BADAN PENDAPATAN DAERAH
BSI KCP BANYUWANGI S PARMAN
UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 BANYUWANGI
PT. PEGADAIAN CABANG ROGOJAMPI
PT. BANK SYARIAH INDONESIA (FINANCING OUTLET BANYUWANGI)
PT. SOGEH BARENG BERGUNA BANYUWANGI
SATLANTAS POLRESTA BANYUWANGI
VOTEL MANYAR RESORT BANYUWANGI
GRAND HARVEST RESORT AND VILLAS
Dinas Perikanan
ID Express Kabat
DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA
Yudi Vision
BARES Rogojampi
BANK JATIM CABANG BANYUWANGI
BLAMBANGAN COLLEGE
RAJA ADVERTISING
HOTEL BINTANG MULIA
HOTEL LUMINOR BANYUWANGI
PUSKESMAS GLADAG
SEKRETARIAT DPRD BANYUWANGI
KANTOR KECAMATAN BANYUWANGI
PUSKESMAS SINGOJURUH
PT. RADIO SWARAWANGI TIMUR/RADIO BINTANG TENGGARA
BAWASLU BANYUWANGI
PUSKESMAS KABAT
PUDAM (PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM) CABANG ROGOJAMPI
BSI KCP BANYUWANGI ROGOJAMPI
EL HOTEL
PT. AMARTHA MANUNGGAL PRIMA/ID EXPRESS
PT. BARES GROSIR SATU
PT. INDO BISMAR SURABAYA
MIDTOWN HOTEL SURABAYA
LUMINOR HOTEL JEMBER
PT. GLOBAL OFFSET SEJAHTERA
KUA KECAMATAN ROGOJAMPI
KECAMATAN KABAT
PT. EQUITYWORLD
ASTON BANYUWANGI HOTEL & CONFERENCE
DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA
Dinas Perhubungan
PENGADILAN AGAMA BANYUWANGI
CV. JADE INDOPRATAMA
KANTOR BALAI DESA SUKONATAR
JIWA JAWA RESORT IJEN
DAKON RESTO